Kain rayon Sebenarnya sebenarnya tidak terbuat dari serat buatan, melainkan rayon berasal dari selulosa alami. Pemprosesan dari selulosa menjadi rayon membutuhkan proses yang sangat panjang. Rayon biasanya diklasifikasikan sebagai serat diproduksi dan dianggap sebagai "selulosa diregenerasi".
Rayon pertama kali diproduksi di Prancis pada tahun 1880-an dan rayon merupak serat tertua yang diproduksi. Pada awalnya kain rayon dijadikan sebuah terobosan sebagai alternatif murah untuk kain sutra.
Rayon banyak digunakan dalam berbagai aplikasi tekstil, termasuk kemeja dan rok, dan muncul baik dalam bentuk tenun dan rajutan. Kain Rayon sering dianggap sebagai kain yang murah dan tidak nyaman karena sering digunakan dalam pakaian murah. Namun, rayon adalah alternatif, sangat baik untuk mengalungkan sutra dan sering digunakan dalam gaun malam dan pakaian mengalir lainnya.
Pembuatan rayon dimulai dengan selulosa, sering diekstrak dari pulp kayu, meskipun materi tanaman dengan rantai molekul yang panjang sangat cocok. Selulosa direndam dalam soda kaustik, yang berkonsentrasi beberapa selulosa menjadi selulosa soda, yang kemudian digulung atau ditekan untuk menghilangkan larutan soda berlebih. Setelah menekan, selulosa tersebut diparut menjadi zat yang disebut crumb putih.
Crumb putih yang diperbolehkan beroksidasi, membentuk rantai molekul pendek, dan direaksikan dengan karbon disulfida. Selulosa soda bereaksi dengan zat ini, membentuk crumb kuning karena senyawa anorganik yang muncul selama proses kimia. Crumb kuning Ini dilarutkan dalam larutan kaustik, yang merenggangkan ikatan hidrogen di selulosa, menghasilkan zat yang sangat kental. Zat ini memberikan nama menjadi proses manufaktur, yang disebut proses viscose.
Ini cairan kental ini disimpan lama, kemudian disaring untuk menghilangkan kotoran. Kantong udara kecil dipaksa keluar untuk memastikan kuat, bahkan serat, dan campuran dipaksa melalui pemintal, yang membentuk banyak bahkan helai benang halus yang masuk solusi pengaturan untuk membentuk filamen selulosa: juga disebut rayon. Rayon ditarik untuk membentuk kuat, bahkan obligasi, dicuci, dan kemudian dibentuk menjadi kain rayon.
Industri Padat Karya Waspadai Tarif Baru AS, Tekstil dan Alas Kaki Dinilai Paling Rentan
Mengenal Modacrylic, Serat Sintetis Serat Sintetis dengan Ketahanan Api Tinggi untuk Beragam Aplikasi
Cara Mencuci Boneka yang Benar: Panduan Agar Tetap Lembut dan Awet
Saat Idol Jadi Inspiration Wear: HYBE x Korea Fashion Association Bikin Gebrakan Baru!
Gak Jadi Bersih! Ini 5 Bahaya Merendam Pakaian Terlalu Lama
Bukan Cuma Pelindung Kaki! Evolusi Sepatu Boots dari Alat Perang Hingga Rajai Pop Culture
Kasur busa vs spring bed, Mana yang Harus Dipilih?
Hari Kebaya Nasional 2026 Bakal Meriah, Dari Rekor MURI hingga Pameran Wastra Nusantara
Mengenal Dyed to Match, Rahasia Dibalik Harmonisasi Warna pada Busana Premium
Beda Potongan, Beda Gaya! Panduan Lengkap Jenis dan Model Celana Biar OOTD Kamu Nggak Pernah Gagal