Mau bikin seragam, tapi malah dibuat bimbang saat harus memilih antara bahan American drill atau Japan drill? Kain drill memang kerap jadi rujukan untuk seragam kerja atau kemeja lapangan karena karakternya yang kuat dan tahan lama. Nama American drill dan Japenesse drill pun selalu muncul di urutan paling atas dalam konveksi seragam.
Selain nama yang berbeda,
keduanya juga memiliki karakteristiknya masing-masing. Lantas, apa perbedaan
antara dua kategori bahan ini? Kenapa keduanya sama-sama kerap dibandingkan? Simak
ulasannya, yuk!
Kain drill merupakan jenis kain
yang dibuat dengan teknik tenunan twill,
yaitu metode penenunan yang menghasilkan pola garis diagonal pada permukaan
kain. Struktur tenunan ini membuat kain drill memiliki daya tahan tinggi, tidak mudah sobek, dan relatif kuat terhadap gesekan.
Sebagian besar kain drill juga
dibuat dari campuran serat katun dan
polyester. Kombinasi kedua serat ini membuat kain memiliki keseimbangan
antara kenyamanan, kekuatan, dan daya
tahan.
Tak heran jika bahan drill
banyak digunakan dalam pembuatan:
Dan diantara berbagai jenis kain
drill yang beredar di pasaran, American
Drill dan Japanese Drill (Nagata Drill) termasuk yang paling sering digunakan dalam
industri konveksi.
Meski sama-sama kain drill,
American dan Japan drill memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Mulai dari
komposisi material, ketebalan, sampai harga per satuannya.
Lebih jelasnya, berikut beberapa
aspek yang membedakan antara bahan American drill dan Japan drill:
Perbedaan utama antara kain American drill dan
Japanese drill terletak pada kompoisisi bahan penyusunnya. Pada American drill, kandungan polyester-nya sedikit lebih dominan daripada serat katun. Menghasilkan kain yang lebih
ringan, kuat, dan tidak mudah kusut.
Lain halnya dengan Japanese Drill yang justru didominasi serat katun. Karena itulah bahan ini terasa lebih lembut dan nyaman
saat bersentuhan dengan kulit. Gramasinya juga cenderung tinggi namun terkesan
‘jatuh’
Selain komposisi material, dua bahan ini juga dibuat dengan kepadatan anyaman yang berbeda. American drill memiliki ketebalan sedang dengan struktur serat yang cukup halus.
Sedangkan struktur serat pada kain japan drill umumnya lebih rapat dan cenderung tebal. Pola diagonalnya tampak lebih jelas, memberikan kesan lebih premium dan "berisi". Tampilannya juga kokoh dan rapi.
Saat disentuh pun kamu akan merasakan perbedaan yang cukup signifikan. Sebab american drill cenderung kaku, agak bertekstur. Meski demikian, seragam yang terbuat dari kain ini tetap terasa nyaman saat digunakan.
Sementara itu, Japanese Drill yang dikenal memiliki
tekstur lebih halus, lembut, dan terasa adem saat digunakan. Komposisi serat
katun yang lebih tinggi juga membuat daya serapnya lebih baik. Itulah kenapa
kain ini kerap dimanfaatkan sebagai pakaian kerja lapangan (PDL).
Kalau diperhatikan lagi, kain American dan Japan drill sebenarnya juga memiliki karakter visual yang berbeda, lho. Warna kain American Drill cenderung tajam dan lebih kontras karena dominasi serat polyester yang lebih tinggi.
Sebaliknya, varian warna kain Japanese Drill terkesan
lembut dan lebih elegan. Faktor inilah yang menjadikannya sebagai material
ideal untuk membuat seragam-seragam profesional.
Terlepas dari fakta tersebut, dua bahan ini sama-sama
memiliki warna yang tidak mudah pudar (high durability). Namun, karena
serat Japan Drill lebih tebal, kain ini cenderung lebih tahan pencucian
berulang serta penggunaan di medan berat.
Karena bahan utamanya adalah serat polyester, American
drill seringkali dijual dengan harga yang lebih terjangkau. Tak heran jika
bahan ini kerap diandalkan untuk produksi berskala besar seperi seragam sekolah
atau seragam perusahaan.
Sebaliknya, dominasi serat katun pada bahan Japanese Drill justru
membuatnya memiliki harga yang sedikit lebih mahal. Selain berkualitas tinggi,
seragam dari bahan ini juga menawarkan kenyamanan yang lebih baik.
Pada akhirnya, pertanyaan “apakah
American Drill atau Japanese Drill yang lebih bagus?” sebenarnya tidak memiliki
jawaban mutlak. Sebab, masing-masing dari mereka punya keunggulan dan keputusan
untuk memilih itu tergantung pada preferensi kebutuhan serta penggunaan.
Pilih American drill jika kamu
membutuhkan bahan yang kuat, tahan lama, dan harga ekonomis. Terutama untuk
kebutuhan seragam kantor, jas almamater atau kemeja komunitas (korsa).
Tapi, kalau sekiranya kamu lebih mengutamakan
seragam yang nyaman, lembut, dan terlihat premium, maka Japanese Drill tetap jadi
opsi terbaik. Ia paling direkomendasikan untuk bahan seragam lapangan (PDL), wearpack,
atau seragam instansi tertentu.
Sudah tahu mau pakai bahan yang
mana? Apapun pilihanmu, pastikan kamu mendapatkan kain yang asli dan
berkualitas dari BahanKain.com. Mau
konsultasi, cek handfeel-nya atau
langsung pilih warnaya, kami siap melayani Anda.
Cek ketersediaan kainnya di
Kategori Produk atau langsung hubungi customer service kami untuk detail produk
serta konsultasi. Sampai jumpa di kolom chat, ya!
American Drill vs Japanesse Drill, Apa Sih Bedanya?
Tamagotchi Kembali Populer—Kini Jadi Aksesori Fashion, Bukan Sekadar Mainan
Kisah Inspiratif Bhavitha Mandava, Dari Penumpang Kereta Jadi Brand Ambassador Chanel
Dadcore, Nostalgia Fashion, dan Mengapa Generasi Muda Berpakaian Seperti Bapak-Bapak
Goodyear Welted, Rajanya Konstruksi Sepatu Kulit Premium yang Awet dan 'Bandel'
8 Jenis Hanger dan Fungsinya Yang Perlu Kamu Tahu!
Ketika Costume Designer Menjadi Influencer Baru di Dunia Fashion
Trousers vs Pants, Apa Sih Bedanya?
Selalu Hadirkan Kebersamaan, Ini 5 Fakta Menarik Tentang Baju Sarimbit
Male Gaze vs Female Gaze dalam Fashion. Siapa yang Sebenarnya “Dilihat” oleh Gaya Berpakaian?