Dunia mode kembali menoleh ke belakang untuk melangkah maju. Memasuki pertengahan tahun 2026, gaun berenda (lace dress) resmi dinobatkan sebagai salah satu tren paling dominan. Tak lagi hanya terbatas untuk acara pernikahan atau suasana formal, aksen renda kini bertransformasi menjadi busana harian yang chic dan modern.
Kebangkitan tren ini tidak lepas dari pengaruh estetika "Coquette Core" dan "Victorian Revival" yang viral di media sosial. Para desainer global mulai mengintegrasikan detail renda yang rumit dengan potongan yang lebih santai, menciptakan keseimbangan antara kesan mewah dan kenyamanan.
Menurut para ahli mode, popularitas renda tahun ini didorong oleh keinginan konsumen untuk kembali ke gaya busana yang lebih personal dan memiliki tekstur, setelah beberapa tahun didominasi oleh gaya minimalis yang polos.
Bagi Anda yang ingin memperbarui lemari pakaian, berikut adalah beberapa gaya gaun berenda yang sedang naik daun:
Teknik tumpuk menggunakan bahan renda transparan sedang sangat digemari. Banyak fashion influencer mengenakan gaun renda tipis di atas kaus polos atau celana denim untuk menciptakan tampilan yang edgy namun tetap feminin.
Gaun dengan detail renda di bagian kerah dan ujung lengan, dipadukan dengan warna-warna pastel seperti sage green dan dusty rose, menjadi pilihan utama bagi mereka yang menyukai tampilan manis dan anggun.
Untuk suasana santai atau liburan, gaun panjang (maxi dress) dengan renda berbahan katun (crochet lace) memberikan kesan etnik yang elegan. Gaya ini sangat cocok dipadukan dengan aksesori berbahan alam seperti tas rotan atau sandal kulit.
Agar tidak terlihat kuno saat mengenakan renda, perhatikan tips berikut:
Gaun berenda di tahun 2026 adalah tentang ekspresi diri dan keberanian mencampur gaya klasik dengan elemen modern. Dengan pilihan material yang semakin beragam dan nyaman, tidak ada alasan untuk tidak mencoba tren romantis ini dalam keseharian Anda.
Handuk Baru Kurang Menyerap Air? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
5 Kesalahan Menyimpan Jaket Kulit Yang Bikin Cepat Rusak
Modal Kecil Mau Bisnis Sablon Custom? Ini Caranya Tanpa Konveksi
Jenis Kain Linen Dan Penggunaannya Dalam Industri Garmen
Nostalgia Berujung Estetik: Alasan Kenapa Jelly Shoes Era 90-an Mendadak Viral Lagi (Biar Gak Lecet, Simak Hacks Ini!)
PUMA Rilis Koleksi Sepatu Baru dengan Sentuhan Mary-Jane
Mengenal Yarn Hairiness: Penyebab, Metode Pengukuran, dan Dampaknya pada Kualitas Tekstil
Sindrom Baju Berubah Warna: Kenapa Kamera HP Sering ‘Berbohong’ Soal Warna Pakaian Kita?
Onitsuka Tiger, Jejak Sang Harimau dari Lapangan Olahraga ke Panggung Mode
Fashion Normcore, Cara Tampil Stylish Cukup dengan Kaos Polos