Selama ini, fashion show selalu identik dengan catwalk panjang dan deretan model yang berjalan di atas panggung. Namun, adidas memilih cara yang jauh dari pakem tersebut. Di tengah lanskap ikonik Manhattan, New York, brand olahraga asal Jerman ini mengubah sisi luar gedung pencakar langit menjadi runway vertikal yang memukau.
Melalui aksi spektakuler di The Edge, Hudson Yards, adidas memperkenalkan koleksi terbaru adidas Originals Sport dengan konsep yang memadukan fashion, olahraga, seni pertunjukan, dan arsitektur modern. Para performer tampil menari di fasad kaca gedung dengan bantuan sistem pengaman khusus, menciptakan ilusi seolah mereka sedang berjalan di dinding gedung setinggi hampir 400 meter. ari kejauhan, gerakan mereka menciptakan ilusi seolah sedang berjalan dan menari di dinding gedung pencakar langit.
Keempat performer yang terlibat merupakan penari profesional yang berbasis di New York City. Mereka memiliki pengalaman di bidang seni pertunjukan kontemporer dan aerial performance, sehingga mampu menampilkan koreografi vertikal yang membutuhkan keseimbangan, kekuatan fisik, serta ketepatan gerakan. Pertunjukan istimewa ini seolah memperlihatkan bagaimana olahraga, kreativitas, dan ekspresi diri dapat dipadukan dalam satu visual.

Pemilihan The Edge sebagai
lokasi acara bukan tanpa alasan. Dek observasi yang berada di kawasan Hudson
Yards ini dikenal sebagai salah satu yang tertinggi di Belahan Barat, sekaligus
menawarkan panorama kota Manhattan yang menjadi daya tarik tersendiri.
Dalam pertunjukan tersebut, fasad kaca gedung dimanfaatkan sebagai area koreografi. Berbeda dari fashion show yang umumnya berlangsung di atas catwalk, adidas menjadikan arsitektur bangunan tertinggi di New York ini sebagai bagian dari konsep pertunjukan sehingga menghadirkan pengalaman visual yang berbeda bagi para tamu undangan maupun masyarakat yang menyaksikannya dari sekitar lokasi.

Fashion show vertikal tersebut
sekaligus menjadi momen peluncuran koleksi adidas Originals Sport. Lini
ini memadukan identitas klasik adidas dengan material modern yang dirancang
untuk menunjang mobilitas penggunanya.
Acara peluncuran juga dihadiri
sejumlah figur publik, di antaranya atlet Olimpiade Anna Hall, penyanyi Coco
Jones, Lori Harvey, dan Camila Marrone. Kehadiran mereka
melengkapi rangkaian peluncuran koleksi yang mengusung gaya sporty dengan
sentuhan fashion sehari-hari.
Menurut adidas, koleksi Originals Sport menggabungkan warisan desain tiga garis khas perusahaan dengan inovasi material yang dirancang agar tetap nyaman digunakan dalam berbagai aktivitas.

Dalam beberapa tahun terakhir,
berbagai brand fashion mulai menghadirkan cara baru untuk memperkenalkan
koleksi mereka. Presentasi produk tidak lagi hanya dilakukan melalui runway
konvensional, tetapi juga dikemas dalam bentuk pertunjukan yang memanfaatkan
ruang publik maupun instalasi artistik.
Langkah adidas di New York menjadi salah satu contoh pendekatan tersebut. Dengan menjadikan sisi luar gedung pencakar langit sebagai panggung, peluncuran adidas Originals Sport berhasil menarik perhatian publik dan media internasional. Konsep ini tidak hanya memperkenalkan koleksi terbaru, tetapi juga menghadirkan pengalaman visual yang memperlihatkan perpaduan antara fashion, seni pertunjukan, dan arsitektur kota.
Di tengah lanskap Manhattan yang
ikonik, aksi para performer yang bergerak di udara berhasil memperlihatkan
bagaimana olahraga, seni, arsitektur, dan fashion dapat berpadu dalam satu
pertunjukan yang memikat. Konsep ini sekaligus menegaskan bahwa batas antara
berbagai disiplin kreatif kini semakin menyatu, menghadirkan cara baru dalam
menikmati sebuah peluncuran koleksi fashion.
Apa Yang Berbeda di New York Spring/Summer 2027?
Celana Slim Tapered, Kenali Ciri dan Perbedaannya dengan Slim Fit
Bukan Cuma Buat Pesta Kostum! Rahasia Tampil Glamor dan Edgy Pakai Feather Boa di Era Modern
Cara Tampil Stylish dengan Outfit All Black, Bukan Sekadar Pakai Baju Serba Hitam
Sejarah Revenge Dress, Gaun Ikonik Putri Diana yang Akan Kembali Dilelang
Baju Bekas Mau Dibuang? Jangan Asal Masuk Tempat Sampah!
Denim Crosshatch, Tekstur Silang yang Bikin Jeans Makin Berkarakter
Seberapa Canggih Racing Suit MotoGP? Ini Bahan dan Teknologi di Balik Baju Rider
Jangan Asal Pilih, Ini Kriteria Kain yang Cocok untuk Shibori!
Dari Celana Buruh Jadi Barang Mewah: Saat Calvin Klein Membawa Jeans ke Runway