Bahankain.com – Sarung tenun goyor merupakan sarung tenun yang berasal dari jawa tengah dan merupakan salah satu jenis sarung yang tersohor karena kenyamanan dan juga nilai seni yang terkandung pada motif sarung goyor. Nama goyor sendiri dalam Bahasa Jawa memiliki arti lembek, hal ini karena karakter sarung goyor yang tidak kaku dan jatuh ketika digunakan .
Dalam pengerjaan sarung goyor ini masih menggunakan menggunakan Teknik tradisional atau hand-made yaitu menggunakan alat tenun bukan mesin (ATBM). Kenyamanan dan nuansa tradisional ini lah yang memuat sarung goyor ini harganya cukup tinggi dibanding jenis sarung lainnya. Tetapi meski mahal, sarung goyor ini menjadi primadona terutama kalangan menengah ke atas bahkan produk ini sudah menembuh ekspor ke Timur tengah seperti Yaman dan Jeddah
Jika dibandingkan dengan jenis-jenis sarung lainnya, goyor memiliki karakter yang berbeda dengan jenis sarung pada umumnya. Sarung goyor ditenun menggunakan benang rayon sehingga sarung yang dihasilkan lebih adem, dan halus. Dengan kenyamanan tersebut sarung goyor memiliki julukan Toldem yang berarti nyantol langsung adem.
Daya Tarik yang menjadikan sarung goyor ini menjadi sarung primadona adalah keelokan motifnya, salah satu motif yang sangat digemari adalah motif bunga. Salah satu contoh di Sragen Jawa Tengah memiliki motif paling popular adalah motif garis zigzag yang dikombinasi penambahan ornamen titik dan bunga. Berikut ini proses pembuatan sarung goyor
Proses hand-made dengan Teknik tradisional ini lah yang membuat harga sarung goyor dihargai lebih mahal dibanding jenis sarung lainnya. Untuk jenis benang yang biasa digunakan dan menjadi best seller di Bahankain.com adalah benang rayon yaitu jenis R40/2 dan R60/2.
Jika dulu tenun goyor ini hanya untuk produk sarung saja, kini sudah banyak pengrajin yang melakukan inovasi produk dengan membuat produk pakaian dari material kain goyor seperti untuk kemeja ataupun seragam.

Perbedaan Top Note, Middle Note, dan Base Note pada Parfum
Victoria’s Secret Angel Wings: Bukan Sekadar Sayap, Ini Rahasia di Balik Ikon Fashion Show!
Dari Seragam sampai Celana Tongkrongan, Ini Alasan American Drill Selalu Dipilih Sebagai Bahan Celana
Berapa Meter Kain Kafan yang Dibutuhkan untuk Satu Jenazah? Ini Perkiraannya!
Fantasy Bra: Ketika Bra Berubah Jadi Perhiasan Bernilai Rp800 Miliar
Whimsy dan Whimsygoth Fashion, Estetika Nyentrik yang Terinspirasi Dunia Fantasi
Kenapa Niche Bisnis Fashion Komunitas Lebih Menguntungkan? Ini Jawabannya!
LYCRA Kembangkan Spandeks Berbahan Nabati dan Teknologi Daur Ulang
Kok Ada Kain yang Adem di Kulit, tapi Bikin Gerah Saat Dipakai?
Transaksi Selesai Bukan Berarti Urusan Berakhir! Ini Pentingnya After Sales