Fashion
Selalu Datang Terlalu Cepat
Dalam dunia fashion, penilaian
“bagus” atau “jelek” sering kali tidak ditentukan oleh desainnya, melainkan
oleh kesiapan zaman. Banyak busana
yang kini dianggap klasik dan ikonik, dulunya justru menuai kritik tajam,
dianggap melanggar norma, bahkan dicap tidak pantas.
Fenomena ini menunjukkan bahwa
fashion bukan sekadar soal pakaian, tetapi juga refleksi perubahan sosial,
budaya, dan cara manusia memandang dirinya sendiri.
Busana yang
Pernah Dibenci, Kini Dianggap Ikonik
1. Celana
Panjang untuk Perempuan
Sumber: https://vintagedancer.com/
Hari ini, celana panjang adalah
item wajib di lemari perempuan. Namun pada awal abad ke-20, perempuan yang
mengenakan celana sering dianggap tidak sopan dan melawan norma gender.
Tokoh seperti Coco Chanel dan
Marlene Dietrich sempat menuai kecaman karena berani mengenakan trousers di
ruang publik. Padahal, dari sanalah lahir simbol kebebasan dan kesetaraan dalam
berpakaian. Kini, celana panjang justru identik dengan kekuatan,
profesionalisme, dan gaya modern.
2. Mini
Skirt yang Pernah Dianggap Ancaman Moral
Sumber: https://id.pinterest.com/
Saat mini skirt mulai populer di
tahun 1960-an, banyak pihak menganggapnya terlalu vulgar dan merusak nilai
sosial. Panjang rok di atas lutut kala itu memicu kontroversi besar, terutama
di ruang publik dan institusi formal.
Namun seiring waktu, mini skirt
berubah makna. Ia menjadi simbol kebebasan berekspresi, revolusi budaya, dan
semangat generasi muda. Hari ini, mini skirt tidak lagi diperdebatkan,
melainkan dikenang sebagai salah satu desain paling berpengaruh dalam sejarah
fashion.
3. Jeans:
Dari Pakaian Buruh ke Fashion Global
Sumber: https://www.artofit.org/
Jeans awalnya hanya digunakan oleh
pekerja tambang dan buruh kasar. Bahkan sempat dianggap terlalu santai dan
tidak pantas dipakai di luar lingkungan kerja.
Namun setelah dikenakan oleh aktor
Hollywood dan musisi, jeans mengalami transformasi besar. Dari simbol kelas
pekerja, menjadi simbol pemberontakan, lalu akhirnya menjadi pakaian paling
universal di dunia fashion. Saat ini, denim digunakan oleh semua kalangan tanpa
batas usia dan status sosial.
4. Busana
Oversized dan Siluet Tidak Konvensional
Sumber: https://www.instyle.com/
Pakaian oversized, siluet longgar,
atau potongan yang tidak membentuk tubuh pernah dianggap tidak rapi dan salah
potong. Pada masanya, busana seperti ini sering dikritik karena dianggap tidak
flattering.
Kini, justru sebaliknya. Oversized
dipuja sebagai simbol kenyamanan, kebebasan bergerak, dan gaya modern yang
santai. Banyak rumah mode besar menghadirkan siluet besar sebagai pernyataan
estetika yang kuat.
5. Platform
Shoes dan Sepatu Berlebihan
Sumber: https://www.brandedgirls.com/
Sepatu dengan sol tebal ekstrem
sering menjadi bahan ejekan. Terlalu tinggi, terlalu berat, dan dianggap
berlebihan. Namun fashion memiliki siklus yang panjang.
Platform shoes terus kembali dari
era ke era, mulai dari 1970-an, Y2K, hingga tren masa kini. Yang dulu dicap
norak, kini disebut statement piece yang berani dan penuh karakter.
Mengapa
Fashion yang Dibenci Bisa Berubah Jadi Tren?
Sebagian besar tren fashion
mengikuti pola yang sama:
muncul → ditolak → diperdebatkan → diterima → dirayakan.
Busana yang menantang norma hampir
selalu mendapatkan penolakan di awal. Namun seiring perubahan sosial, cara
pandang masyarakat pun ikut berubah. Ketika konteksnya bergeser, busana yang
sama bisa terlihat visioner dan relevan.
Pelajaran
dari Evolusi Tren Fashion
Fashion mengajarkan kita untuk
tidak terburu-buru menilai. Gaya yang hari ini dianggap aneh atau berlebihan,
bisa saja sedang menunggu waktunya untuk dipahami.
Dalam banyak kasus, busana yang dibenci di masanya justru
menjadi referensi dan inspirasi di masa depan. Dan mungkin, tren hari ini
adalah arsip klasik untuk generasi berikutnya.
Bag Charm: Detail Kecil yang Membuat Tas Mu Lebih Ekspresif
Ketika Busana yang Dulu Dianggap Aneh, Kini Jadi Legenda: Ironi Dunia Fashion
Perjalanan SPECS, Dari Pelopor Sepatu Futsal Jadi Merek Sportswear yang Melegenda
Simbol Status dalam Fashion: Dulu vs Sekarang, Apa yang Sebenarnya Berubah?
Androgini Style, Gaya Berbusana Yang Menembus Batasan Gender
6 Layanan Reparasi Sepatu yang Bisa Kamu Coba!
Kenapa Tren Selalu Berulang Tiap ±20 Tahun? Ini Penjelasan di Baliknya
Laundry Kiloan vs Self Service, Mana yang Lebih Baik?
Di Balik Nama Dagang Kain, Panduan Memilih Rayon Berkualitas di Bahankaincom
Perbedaan Stocking, Tights, Pantyhose, dan Leggings: Jangan Salah Pilih dalam Fashion