Dalam pembuatan pakaian, kain untuk pocketing alias kantong saku seringkali kurang diperhatikan. Padahal, meski letaknya tersembunyi, kantong saku tetap bagian dari konstruksi busana yang tak bisa diabaikan. Pakain berkualitas tinggi sekalipun bisa cepat kehilangan nilai jika lapisan sakunya terlalu tebal, mudah robek atau menyusut.
Itulah kenapa memilih
kain untuk kantong saku hendaknya juga tidak asal-asalan. Nah, kalau
Sobat Bahankain sedang bingung cari rekomendasi kain pocketing, coba simak
ulasan berikut ini, ya!
Kain pelapis
saku adalah bahan yang berfungsi sebagai kantong, dijahit pada bagian dalam
saku celana, rok, jaket, pakaian luar, dan pakaian rajut. Idealnya, kain
tersebut memiliki karakteristik bahan yang ringan, lebih halus, dan tahan lama daripada kain utama. Karena
ia terus menahan beban dan terkena gesekan tangan, kunci, telepon, dan barang
bawaan lainnya.
Terlepas dari
daya tahan serta kekuatannya, kain untuk kantong saku hendaknya juga dipilih
berdasarkan jenis pakaian serta penggunaannya. Dalam hal ini, kain yang terbuat
dari campuran katun dan polyester kerap jadi pilihan teratas karena
fleksibilitas serta kenyamannya saat bersentuhan dengan kulit.
Kantong saku (pocketing fabric) memerlukan karakteristik khusus karena
fungsinya sebagai lapisan dalam yang menampung beban, sering bergesekan, namun
harus tetap nyaman dan tidak membuat pakaian terlihat tebal.
Berikut adalah
kriteria kain yang ideal untuk bahan kantong saku (pocketing):
1. Daya Tahan Tinggi (Durability)
Kain saku harus kuat, tidak mudah
sobek, dan tahan terhadap abrasi (gesekan) karena sering digunakan untuk
menyimpan benda seperti kunci, koin, atau ponsel.
2. Tenunan Rapat (Dense Weave)
Tekstur kain harus ditenun dengan
rapat agar benda kecil tidak mudah menembus saku dan kain tidak mudah terurai (unravel).
3. Ringan (Lightweight)
Meskipun harus kuat, kain saku umumnya
tipis dan ringan agar tidak menambah beban berat atau membuat ganjalan yang
kentara di bagian luar celana/baju.
4. Permukaan Halus dan Nyaman (Smooth
& Comfortable)
Karena saku sering bersentuhan
langsung dengan kulit, kain harus terasa lembut, tidak gatal, dan tidak
kaku.
5. Kemampuan Menyerap Keringat (Breathable)
Kain seperti katun atau campuran
katun (TC) sering dipilih karena mampu menyerap keringat dengan baik. Ini menjaga
area saku tetap dingin dan tidak lembap.
6. Tidak Mudah Kusut (Wrinkle
Resistant)
Campuran poliester biasanya digunakan
agar kantong saku tidak mudah kusut setelah dicuci, sehingga bentuknya tetap
rapi.
7. Stabilitas Dimensi (Pre-shrunk)
Kain saku idealnya sudah melalui
proses pre-shrunk (anti susut) agar kantong tidak menyusut
atau berubah ukuran setelah pakaian dicuci.
Salah satu jenis kain yang memenuhi
kriteria tersebut adalah koleksi kain voal (voile) dari Bahankaincom. Nggak cuma jadi
favorit bahan kerudung serta kain pelapis (furing), kain yang terbuat dari kombinasi
material katun dan polyester ini juga cocok untuk kebutuhan pocketing, lho.
Bobotnya ringan, dengan handfeel yang lembut,
kuat, dan tahan lama, jelas menjadikannya sebagai material ideal untuk kantong
saku. Kain ini juga tersedia dalam versi putihan dan berbagai pilihan warna yang dapat disesuaikan
dengan produk buatanmu.
Berikut ini beberapa
tipe kantong yang cocok menggunakan kain voile dari koleksi Bahankaincom:
1.
Saku
dalam atasan ringan
Voal bisa diaplikasikan
sebagai saku dalam pada kemeja wanita, blouse atau tunik yang ringan. Kain ini
tidak menambah berat dan tetap nyaman saat dipakai seharian.
2.
Hidden
Pocket atau Saku Tersembunyi
Pada desain
modern yang minimalis, saku tersembunyi dari voile tetap memberikan fungsi
tanpa mengubah tampilan luar busana.
3.
Saku
Dekoratif Ringan
Untuk dress
kasual atau outer ringan, saku dekoratif dari voal dapat memperkaya detail
tanpa membuat bagian depan pakaian terlihat berat.
4.
Lining
atau Lapisan Dalam Saku
Voal cocok digunakan
untuk lining saku ketika bahan utama terlalu kaku atau kurang nyaman pada
bagian dalam. Memberikan kombinasi kenyamanan dan struktur yang baik.
Nah, kalau Sobat Bahankain sedang mencari supplier kain voal warna untuk
bahan kerudung, furing, kantung saku, atau kebutuhan lain, kamu bisa langsung cek koleksi kain voal dari Bahankaincom. Mau
voal putihan maupun warna, semua bisa Anda beli dalam skala kecil (mulai 1
yard) maupun besar (roll). Cocok untuk skala produksi konveksi hingga brand
fashion.
Dengan bahan
yang ringan, rapi, dan nyaman, kain voal Bahankaincom siap mendukung detail
saku yang lebih profesional dan fungsional pada setiap desainmu.
Cek koleksi Kain
Voal di etalase produk.
Atau langsung hubungi customer service
Bahankaincom untuk detail produk atau pertanyaan lain seputar kebutuhan kain
dan dapatkan penawaran terbaik dari kami. Selamat berbelanja, Sobat Bahankain!
Kain Voal, Solusi Kantong Saku yang Ringan, Nyaman dan Tahan Lama
Hati-hati Ghost Stores: Penipuan Toko Fashion Online yang Semakin Sulit Dibedakan
Tren Fashion yang Sebenarnya Lahir dari Kesalahan (dan Kenapa Dunia Menerimanya)
Kenapa Kita Lebih Percaya Diri Pakai Outfit Lama daripada yang Baru?
Teknologi Vulkanisasi, Rahasia Dibalik Daya Tahan dan Fleksibilitas Sneakers Legendaris
Pakaian Longgar vs Ketat: Sejarah Moral, Agama, dan Cara Tubuh Dikontrol Lewat Busana
Dari “New Look” hingga LVMH, Inilah Sejarah Perjalanan Dior Dari Waktu ke Waktu
Baju Rumah yang Kita Anggap Sepele, Tapi Punya Sejarah Fashion Panjang
Nggak Cuma Adem, Ini 5 Alasan Kain Rayon Jadi Bahan Daster Favorit Kaum Wanita
Kenapa Orang Indonesia Punya Baju Kondangan Khusus?