Kalau kamu merasa timeline
belakangan ini penuh dengan baby tee,
flared jeans, dan claw clip, kamu nggak salah lihat.
Fashion era 1990-an memang sedang (dan tampaknya akan terus) bangkit. Bahkan
menurut ulasan dari E! Online, sejumlah tren ’90-an diprediksi tetap kuat dan
relevan hingga 2026.
Menariknya, kebangkitan ini bukan
sekadar nostalgia. Generasi sekarang tidak hanya “meniru” gaya lama, tapi
mengolahnya kembali dengan pendekatan yang lebih modern, lebih sadar tren, dan
tentu saja lebih personal.
Jadi, apa saja tren 90-an yang siap
mendominasi 2026?
1. Baby
Tee: Simpel Tapi Punya Sikap
Sumber: https://www.urbanoutfitters.com/
Baby tee kembali
jadi favorit. Potongannya yang lebih fitted dan sedikit cropped memberi siluet yang clean
dan youthful. Dulu identik dengan pop culture 90-an, sekarang baby tee dipakai dengan cara yang lebih
fleksibel: dipadukan dengan tailored
pants, maxi skirt, bahkan layering di bawah blazer.
Kuncinya ada pada styling. Kalau
dulu terkesan kasual banget, sekarang baby tee justru bisa terlihat polished.
2. Flared
Jeans: Drama di Ujung Kaki
Sumber: https://www.versace.com/
Setelah era skinny jeans dan straight cut,
flared jeans kembali mencuri perhatian. Potongan melebar di bagian bawah
memberi kesan jenjang dan dramatis.
Versi 2026 biasanya hadir dengan high waist dan bahan denim yang lebih structured. Dipadukan dengan sepatu
platform atau pointed heels,
siluetnya jadi lebih modern. Ini bukan lagi sekadar throwback — tapi reinterpretasi.
3. Combat Boots:
Sentuhan Grunge yang Tak Pernah Mati
Sumber: https://ellethelabel.com/
Estetika grunge khas 90-an kembali hidup lewat combat boots. Sepatu ini memberi kontras menarik saat dipadukan
dengan item feminin seperti slip dress atau rok satin.
Yang membuatnya relevan di 2026
adalah fleksibilitasnya. Combat boots sekarang hadir dalam berbagai finishing: matte klasik, glossy, bahkan versi lebih sleek
yang cocok untuk tampilan semi-formal.
4. Slip
Dress & Corset Top: Minimalis Tapi Statement
Sumber: slip dress (https://www.gap.com/) – corset top (https://www.citybeach.com/)
Slip dress adalah contoh sempurna bagaimana sesuatu yang
sederhana bisa terasa timeless.
Potongannya lurus, ringan, dan effortless.
Di 2026, slip dress sering dipakai dengan layering — kaos di dalam, blazer oversized, atau boots tebal untuk
kontras tekstur.
Sementara itu, corset top kembali populer karena memberi struktur pada siluet
tubuh. Versi modernnya lebih wearable
dan tidak seketat desain klasik. Dipakai dengan jeans longgar atau tailored pants, tampilannya terasa
seimbang.
5. Plaid
Flannel & Biker Shorts: Dua Dunia yang Berbeda
Sumber: plaid flannel (https://oldnavy.gap.com/) – biker short (https://www.elle.com/)
Plaid flannel adalah simbol santai ala 90-an. Dulu identik dengan
gaya rebel dan grunge, sekarang ia
sering jadi layering piece yang effortless. Dipakai terbuka dengan tank
top atau diikat di pinggang untuk sentuhan kasual.
Sebaliknya, biker shorts yang dulu hanya identik dengan olahraga kini naik
kelas. Banyak yang memadukannya dengan oversized
blazer atau kemeja panjang untuk tampilan athleisure yang chic.
6. Aksesori
Ikonik: Claw Clip, Bucket Hat, dan Jelly Shoes
Sumber: claw clip (https://www.amazon.ca/)
– bucket hat (https://pellibags.com.au/) – jelly shoes (https://www.walmart.com/)
Kebangkitan 90-an tidak lengkap
tanpa aksesori.
Claw clip atau yang biasa kita kenal dengan jepit jedai kembali jadi andalan karena
praktis dan stylish sekaligus. Bucket hat juga muncul lagi sebagai statement kasual yang playful. Bahkan jelly shoes — yang dulu terasa sangat “masa kecil” — kini
hadir dengan desain yang lebih dewasa dan refined.
Aksesori-aksesori ini membuktikan
bahwa detail kecil bisa mengubah keseluruhan look.
Kenapa
90-an Terus Kembali?
Ada pola menarik dalam fashion:
siklus 20–30 tahunan hampir selalu terjadi. Tapi kali ini, kebangkitan 90-an terasa
berbeda. Ia datang di tengah era media sosial, di mana referensi gaya menyebar
cepat dan nostalgia bisa dikemas ulang secara instan.
Selain itu, gaya 90-an relatif
simpel. Tidak terlalu rumit, tidak terlalu penuh ornamen. Di tengah dunia yang
terasa serba cepat dan kompleks, kesederhanaan justru terasa relevan.
Fashion bukan cuma soal mengulang
masa lalu — tapi tentang memilih elemen yang masih terasa cocok dengan
identitas hari ini. Dan sepertinya, 2026 akan jadi tahun di mana 90-an bukan
lagi sekadar tren nostalgia, melainkan bagian permanen dari gaya modern.
Berhenti Menebak-nebak! Ini Cara Memilih Ukuran Bra yang Pas
90-an Bangkit Lagi: Deretan Tren Fashion yang Siap Menguasai 2026
Black Opium YSL, Rahasia Dibalik Aroma Sensual Favorit Banyak Orang
Private Label, Cara Cerdas Ciptakan Brand Eksklusifmu!
Bukan Rusak! Ini Fakta Tentang Patina Kulit yang Sesungguhnya
Wrong Shoe Theory: Ketika Sepatu “Salah” Justru Jadi Kunci Outfit Paling Menarik
Scarcity Marketing, Seni Membuat Orang Buru-buru Melakukan Checkout
Normcore Kembali Populer: Saat Fashion “Biasa Saja” Justru Jadi Masa Depan yang Lebih Berkelanjutan
Ketika “Berantakan” Jadi Tren: Kenapa Fashion Suka Terlihat Tidak Rapi?
Fenomena Bahaya Pakaian Berbahan Polyester, Apa Saja Risikonya?