Cari referensi sepatu kulit yang
awet dan tahan lama? Pilihlah yang dibuat dengan konstruksi Goodyear Welt (GYW).
Meskipun sepatu kulit asli selalu terkenal karena keawetannya, teknik pembuatan
tetap jadi tonggak utama yang menentukan seberapa kuat dan lamanya ia mampu
bertahan. Mau sebagus apapun bahannya, kalau konstruksinya tidak mendukung ya
endingnya tetap tidak awet.
Disinilah goodyear welted
memainkan perannya untuk menghasilkan alas kaki yang kuat, tahan lama dan mudah
dirawat. Bahkan para pecinta sepatu kulit menganggapnya sebagai standar emas konstruksi
sepatu klasik.
Lantas, sebenarnya apa itu Goodyear welted? Bagaimana cara kerjanya? Dan kenapa
konstruksi ini begitu dihargai di dunia craftmanship? Temukan jawabannya di ulasan berikut ini!
Secara sederhana, Goodyear welted adalah konstruksi sepatu berkualitas premium yang dibuat dengan cara menghubungkan bagian atas sepatu (upper) dan sol
menggunakan lapisan kulit tambahan bernama welt. Lapisan tersebut
berfungsi sebagai penghubung utama yang kemudian dijahit rapi
mengelilingi sisi outsole.
Teknik ini pertama kali
dipatenkan oleh Charles Goodyear Jr.
pada akhir abad ke-19. Sejak saat itu, metode Goodyear welt berkembang menjadi
standar dalam pembuatan sepatu kulit premium karena mampu menghasilkan sepatu
yang lebih kokoh dibandingkan konstruksi biasa yang hanya mengandalkan lem.
Pembuatan sepatu kulit dengan konstruksi goodyear dilakukan melalui dua tahap penjahitan. Pertama, menjahit bagian upper, insole, dan welt. Setelah itu, outsole dijahit kembali ke welt tersebut. Rongga yang terbentuk diantara sol dalam dan sol luar tersebut kemudian diisi bantalan gabus. Fungsinya yaitu untuk membantu sepatu menyesuaikan bentuk kaki pemakainya.
Sepatu goodyear welted memiliki beberapa
ciri khas yang membuatnya mudah dikenali:
·
Jahitan di
tepi sol
Salah satu detail paling khas dari sepatu Goodyear welted yaitu adanya jahitan yang mengelilingi tepi sol. Selain fungsional, detail jahitan ini juga memberi tampilan klasik pada sepatu.
Baca Juga: |
·
Terdapat
lapisan diantara upper dan outsole
Lapisan kulit tambahan (welt) di antara bagian
atas sepatu dan sol juga menjadi penanda sepatu ini. Look-nya seperti garis atau lembaran kulit yang mengelilingi sepatu
tepat di atas sol.
·
Sol
Sepatu Lebih Tebal dan Kokoh
Karena memiliki beberapa lapisan konstruksi, sepatu GYW biasanya lebih tebal dan solid. Struktur itulah yang membuatnya lebih tahan terhadap tekanan serta penggunaan jangka panjang.
Bobotnya pun sedikit lebih berat dan membutuhkan waktu adaptasi sebelum terasa benar-benar pas di kaki.
Konstruksi GYW biasanya dipasangkan dengan material Full Grain Leather, kasta kulit tertinggi yang tidak mudah pecah (crack) dan menghasilkan patina (perubahan warna alami) seiring penggunaannya. Dengan material premium, mekanisme pembuatan yang rumit serta berbagai fitur yang ditawarkan, wajar jika harga sepatu Goodyear seringkali lebih tinggi.

Sumber: https://www.ludwig-reiter.com/
Meski begitu banyak orang rela
mengeluarkan biaya lebih untuk sepatu dengan konstruksi ini karena beberapa
alasan, seperti:
Inilah fitur yang jadi keunggulan utama konstruksi
goodyear. Karena outsole tidak dijahit langsung ke badan
sepatu, kamu bisa lebih leluasa mengganti sol yang sudah tipis dengan sol baru
tanpa merusak struktur upper leather. Secara teknis,
sepatu goodyear bisa bertahan 10 hingga 20 tahun jika dirawat dengan benar.
Di dalam rongga antara insole dan outsole, terdapat pengisi berupa cork filler (gabus alami). Seiring pemakaian, panas tubuh dan tekanan berat badan akan menekan gabus ini hingga membentuk cetakan anatomi kaki Anda secara presisi. Inilah alasan mengapa sepatu GYW sering disebut sebagai sepatu paling nyaman setelah melewati masa break-in.
Baca Juga: |
Jahitanwelt di sisi luar bingkai sepatu, menciptakan fitur penahan air (water resistant) yang lebih baik dibandingkan konstruksi Blake Stitch atau sepatu lem (Cemented). Ini menjadikannya pilihan tangguh untuk berbagai kondisi cuaca.
Sayangnya, tidak semua sepatu
menggunakan konstruksi goodyear. Bahkan beberapa produsen hanya menempelkan
welting lalu menambahkan jahitan estetika agar sepatu tampak seperti berkualitas
tinggi. Biasanya harga sepatu dengan konstruksi ini jauh lebih murah tanpa
memberikan manfaat Goodyear welt yang sebenarnya.
Cara untuk mengetahui apakah
sepatu tersebut dijahit dengan metode Goodyear welted atau tidak adalah dengan
melihat jahitan di antara bagian atas welt dan sol luar. Jahitan ini seharusnya
berupa benang tunggal yang menyatukan kedua bagian tersebut.
Jika jahitannya rapi dan
konsisten di kedua sisi, maka sepatu tersebut dijahit dengan metode Goodyear
welted. Sedangkan sepatu kulit yang memiliki kepadatan berbeda di bagian atas
welt dan jahitan di sol luar, berarti palsu.
Itu dia penjelasan tentang
konstruksi goodyear welted yang kerap digunakan dalam produksi sepatu kulit
berkualitas tinggi. Keberadaan welt memang memungkinkan sol sepatu diganti
tanpa merusak bagian atasnya. Namun di saat bersamaan, lapisan ini juga membuat
sepatu goodyear seringkali terasa berat dan kaku saat pertama kali dipakai. Lalu,
perlahan ia akan mulai mengikuti kontur kaki dan terasa jauh lebih nyaman seiring
penggunaan.
Kisah Inspiratif Bhavitha Mandava, Dari Penumpang Kereta Jadi Brand Ambassador Chanel
Dadcore, Nostalgia Fashion, dan Mengapa Generasi Muda Berpakaian Seperti Bapak-Bapak
Goodyear Welted, Rajanya Konstruksi Sepatu Kulit Premium yang Awet dan 'Bandel'
8 Jenis Hanger dan Fungsinya Yang Perlu Kamu Tahu!
Ketika Costume Designer Menjadi Influencer Baru di Dunia Fashion
Trousers vs Pants, Apa Sih Bedanya?
Selalu Hadirkan Kebersamaan, Ini 5 Fakta Menarik Tentang Baju Sarimbit
Male Gaze vs Female Gaze dalam Fashion. Siapa yang Sebenarnya “Dilihat” oleh Gaya Berpakaian?
Gak Perlu Ribet Mix-and-Match! Tren Gamis Pria Untuk Tampil Rapi & Maskulin Secara Instan
Neo-Minimalism, Tentang Fashion yang Menenangkan