Tahukah kamu kalau industri fashion
mewah tak lepas dari pengaruh elit global. Bahkan beberapa dari mereka telah
mengakuisisi dan mengendalikan berbagai rumah mode ternama dunia. Salah satu
pemain paling berpengaruh dalam ekosistem tersebut adalah Kering. Grup fashion
asal Prancis yang menaungi sederet brand premium dengan reputasi internasional, termasuk Gucci dan Balenciaga.
Raksasa mode ini sering disebut
sebagai rival utama dari raksasa mode LVMH.
Dua perusahaan yang sama-sama memegang portofolio merek kelas dunia dengan
jaringan distribusi global, serta pengaruh besar terhadap arah tren fashion
internasional. Yuk, cari tahu lebih banyak tentang Kering.
Kering atau Kering S.A (Société Anonyme)adalah perusahaan induk (holding company) asal Perancis yang memegang sekaligus mengelola berbagai brand fashion dan produk mewah dunia. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1963 oleh pengusaha Prancis, François Pinault, dengan nama Pinault S.A.

Sumber: https://www.kering.com/
Menariknya, pada awal berdiri
Kering merupakan perdagangan kayu dan material bangunan. Baru pada dekade
1990-an, mereka mulai mengakuisisi berbagai perusahaan ritel serta brand
fashion dan mengubah arah bisnisnya secara drastis.
Seiring berjalannya waktu,
perusahaan berkembang pesat dan mulai melakukan berbagai akuisisi di sektor
ritel. Transformasi besar terjadi pada akhir 1990-an ketika perusahaan mulai
fokus pada industri barang mewah. Perubahan strategi itulah yng membawa Kering
menjadi salah satu konglomerat fashion
paling berpengaruh di dunia.
Dalam bisnis holding fashion
luxury, Kering S.A kerap disandingkan dengan Louis Vuitton Moët Hennessy (LVMH). Namun tak seperti LVMH yang memiliki
portofolio sangat luas dan terdivesifikasi, Kering lebih fokus pada brand fashion dengan identitas kreatif yang
kuat. Terutama di kategori fashion, leather
goods, serta jewellery (perhiasan).
Hingga saat ini, Kering Group sudah
membawahi rumah mode terkenal, seperti Gucci,
Saint Laurent, Bottega Veneta, Balenciaga, Alexander McQueen, dan Brioni. Sedangkan di sektor perhiasan serta luxury accessories, mereka
memegang kendali atas brand Boucheron,
Pomellato, dan Qeelin
Sebagai salah satu konglomerat fashion terbesar di dunia, Kering perjalanan yang cukup unik. Mulai dari bisnis perdagangan kayu pada tahun 1960-an hingga berubah menjadi rumah bagi berbagai label luxury global.

Sumber: https://www.businessoffashion.com/
Berikut beberapa fakta yang
mengiringi perkembangan grup Kering:
Langkah penting dalam perjalanan Kering terjadi pada
tahun 1999 ketika perusahaan mengakuisisi sebagian besar saham Gucci. Akuisisi
ini menjadi titik balik yang mengubah arah bisnis perusahaan secara drastis.
Sejak saat itu, Kering secara agresif memperluas portofolio brand mewahnya melalui berbagai akuisisi strategis. Perusahaan kemudian melepas sebagian bisnis ritelnya dan sepenuhnya berfokus pada industri luxury.
Lalu tahun 2013, perusahaan yang awalnya bernama PPR (Pinault-Printemps-Redoute) ini secara
resmi diubah menjadi Kering. Nama tersebut diambil dari kata Breton ‘ker’
yang berarti “rumah”, melambangkan rumah besar bagi berbagai brand mewah dunia.
Kekuatan terbesar Kering terletak pada
portofolio brand dengan karakter desain yang kuat serta pengaruh budaya besar.
Meski setiap brand yang ada di bawah naungannya memiliki identitas desain
berbeda, namun mereka tetap berada dalam ekosistem bisnis yang sama.
Brand ternama yang berada di bawah grup Kering diantaranya
yaitu:
·
Gucci
- Salah satu brand fashion paling populer di dunia dengan gaya glamor modern
· Saint Laurent – rumah mode ikonik dengan estetika edgy dan elegan
Baca Juga: |
· Bottega Veneta – terkenal dengan craftsmanship kulit dan teknik anyaman intrecciato
·
Balenciaga
– brand avant-garde yang sering memimpin tren fashion eksperimental
· Alexander McQueen – label couture dengan desain dramatis dan artistik
Portofolio tersebut
membuat Kering memiliki posisi yang sangat kuat di berbagai segmen luxury
fashion, mulai dari ready-to-wear, tas
kulit, sepatu, hingga aksesori premium.
Saat ini Kering dipimpin oleh François‑Henri
Pinault, putra dari pendiri perusahaan. Ia menjabat sebagai Chairman dan CEO
Kering dan telah membuat banyak transformasi sejak tahun 2005.
Sejak kepemimpinan Henri, manajemen Kering makin memusatkan
operasionalnya pada luxury fashion, leather
goods, dan high jewelry. Perusahaan
ini juga semakin meningkatkan komitmen mereka terhadap isu keberlanjutan di
industri mode.
Keluarga Pinault sendiri masih memiliki pengaruh besar
dalam perusahaan melalui holding investasi Artémis yang menguasai sebagian
besar saham Kering.
Nama Kering juga cukup menonjol di industri fashion karena
komitmennya terhadap keberlanjutan (sustainability).
Perusahaan ini mengembangkan sistem bernama Environmental
Profit and Loss (EP&L) untuk menghitung dampak lingkungan dari seluruh
rantai produksi. Mulai dari penanganan bahan baku, pengolahan, hingga
distribusi produk.
Pendekatan tersebut membantu perusahaan dalam:
·
Mengukur emisi karbon
·
Memantau penggunaan sumber daya alam
·
Meningkatkan transparansi rantai pasok
·
Mendorong praktik produksi yang lebih ramah
lingkungan
Kebijakan itulah yang membuatnya kerap dianggap
sebagai pionir sustainability di industri luxury
fashion.
Strategi Kering menitikberatkan pada penguatan
identitas kreatif tiap brand, kolaborasi dengan desainer visioner, inovasi
dalam craftsmanship dan material, dan ekspansi global melalui butik eksklusif
Untuk menghadapi perubahan pasar luxury global, Kering
juga melakukan berbagai strategi baru. Salah satunya adalah memperkuat sektor
perhiasan, yang dianggap lebih stabil dibanding fashion karena permintaannya
cenderung tidak terlalu fluktuatif.
Perusahaan bahkan membentuk divisi perhiasan baru yang
menggabungkan brand seperti Boucheron dan Pomellato agar lebih fokus dalam
pengembangan bisnis tersebut. Kering juga melakukan langkah strategis lain
seperti menjual sebagian bisnis beauty kepada L'Oréal untuk lebih fokus pada
bisnis inti fashion dan leather goods.
Dengan portofolio brand yang
kuat, strategi kreatif yang jelas, serta komitmen terhadap sustainability,
Kering terus memperkuat posisinya sebagai salah satu rival utama LVMH dalam
industri luxury fashion global.
Kenapa Outfit di Musik Festival Selalu Jadi Tren Selanjutnya?
Kering S.A., Induk Fashion Mewah Asal Prancis yang Kendalikan Gucci dan Balenciaga
Elevated Style, Trik Sederhana Bikin Look Harian Kamu 'Naik Kelas
Chloé Paddington Bag Kembali Populer di 2026, Ini yang Berubah
Kenapa Bahan Kaos Dijual Per-kg bukan meter? Ini Penjelasannya!
Apa itu Blake Stitch Construction?
Rainwear Lagi “Naik Level”—Dari Pelindung Hujan Jadi Statement Paling Berani
Mengenal Kain Verlando: Karakteristik, Jenis, dan Penggunaannya dalam Industri Konveksi
Stop Ikut Tren Tiap Minggu. Perlu Nggak Sih Ngikutin Microtrends Fashion?
Bosan Sama Model Kaos yang Gitu-Gitu Aja? Yuk, Kenalan Sama Kaos Boxy!