Batas antara outfit rumahan (homewear) dan OOTD santai makin kabur setelah kemunculan tren loungewear. Jika dulu daster, piyama, atau kaos longgar yang hanya dipakai di dalam rumah, sekarang pakaian-pakaian tersebut justru menjadi outfit santai saat keluar rumah.
Mulai dari pergi ke minimarket,
nongkrong di kafe, hingga menghadiri meeting santai. Semuanya kini bisa
dilakukan hanya dengan mengenakan outfit rumahan bergaya stylish bernama loungewear. Lantas,
apa bedanya homewear dan loungewear? Simak ulasan berikut ini, yuk!
Homewear adalah pakaian yang dirancang khusus untuk digunakan di dalam
rumah dengan fokus utama pada kenyamanan. Jenis pakaian ini biasanya dipakai
untuk aktivitas sehari-hari seperti bersantai, memasak, bekerja dari rumah,
membersihkan rumah, hingga tidur. Homewear umumnya dibuat dari bahan yang
ringan, lembut, dan mudah menyerap keringat agar tubuh tetap nyaman
beraktivitas.
Desain homewear cenderung sangat sederhana dan tidak terlalu mengikuti
tren fashion. Potongannya dibuat longgar agar tubuh lebih bebas bergerak.
Itulah mengapa homewear identik dengan rasa santai dan rileks setelah menjalani
aktivitas padat.
Homewear biasanya memiliki potongan yang sangat longgar (oversized),
tanpa kancing yang rumit, tanpa resleting, dan tanpa label yang gatal. Fokusnya
adalah pada skin-feel atau bagaimana kain terasa di kulit. Berupa kaos
katun longgar, celana pendek bahan jersey, daster modern, atau celana legging
tipis.
Material yang digunakan biasanya
sangat ringan dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Seperti katun combed, rayon viscose yang jatuh dan dingin, serta kain bambu yang sangat
menyerap keringat
Loungewear adalah evolusi dari pakaian santai yang menggabungkan
kenyamanan homewear dengan estetika pakaian luar (outerwear). Loungewear
diciptakan agar pemakainya tetap terlihat rapi, sopan, dan
"terorganisir" meskipun sedang bersantai.
Kunci dari loungewear adalah
fleksibilitas. Pakaian ini dirancang agar tidak perlu berganti baju saat ada
kurir datang, saat harus melakukan panggilan video mendadak saat bekerja dari
rumah (Work From Home), atau saat
ingin pergi ke supermarket sebentar. Loungewear memberikan kesan bahwa kamu
"sudah siap menghadapi hari" tanpa harus merasa sesak karena celana
jeans atau kemeja formal.
Secara visual, loungewear terlihat
lebih modern dibanding homewear. Mirip dengan gaya casual atau streetwear
minimalis. Potongannya lebih structured
dengan detail fashion yang lebih kekinian. Detail seperti saku yang fungsional,
kerah yang rapi, dan garis jahitan yang mempertegas siluet tubuh. Loungewear seringkali
hadir dalam bentuk setelan serasi (matching sets atau co-ords).
Berikut beberapa model loungewear yang populer saat ini antara lain:
·
Setelan
rajut (knit sets),
·
oversized
sweatshirt,
·
jogger
pants,
·
hoodie
set,
·
rib set
outfit,
·
celana kulot bahan linen.
Loungewear umumnya menggunakan
material yang tidak hanya nyaman tetapi juga memiliki tampilan lebih premium.
Berupa kain-kain (heavyweight) yang tidak menerawang dan mampu
mempertahankan bentuk pakaian. Bahan seperti French Terry, kain rajut
(knit), linen, hingga
kain dengan anyaman twill yang
lembut namun kuat sering digunakan.
Meski sekilas terlihat mirip,
homewear dan loungewear sebenarnya memiliki konsep yang berbeda. Mulai dari
segi fungsi utama, desain, material, hingga cara penggunaannya dalam kehidupan
sehari-hari.
Berikut perbedaan utama antara
homewear dan loungewear:
1.
Konstruksi
dan Ketebalan Kain
Salah satu perbedaan paling mencolok terletak pada
densitas kain (GSM). Homewear cenderung menggunakan kain yang lebih tipis agar
ringan saat dipakai tidur atau rebahan. Sebaliknya, loungewear menggunakan
bahan yang lebih tebal dan "mantap". Hal ini penting agar area
sensitif tubuh tidak tercetak jelas saat berada di luar ruangan atau di depan
kamera.
2.
Ketahanan
dan Struktur
Loungewear biasanya memiliki konstruksi jahitan yang
lebih kompleks, mirip dengan pakaian formal namun dengan bahan yang elastis.
Homewear lebih mengandalkan jahitan sederhana yang tidak terasa mengganjal di
kulit. Dari segi keawetan, loungewear umumnya lebih tahan lama terhadap proses
pencucian karena serat kainnya yang lebih rapat.
3.
Etika
Sosial
Secara etika, homewear dianggap kurang sopan jika digunakan
untuk menerima tamu formal atau keluar rumah. Sedangkan loungewear adalah
standar baru gaya "sporty-casual" atau "athleisure". Loungewear
memungkinkan kamu tetap terlihat modis di kafe tanpa terlihat seperti baru
bangun tidur.
Homewear lebih identik sebagai
pakaian khusus untuk aktivitas di rumah, sedangkan loungewear hadir sebagai
outfit santai yang tetap fashionable untuk dipakai di berbagai situasi kasual. Kenyamanan
homewear dan kemewahan loungewear sangat ditentukan oleh kualitas
material yang digunakan.
Ingin produksi setelan loungewear
yang stylish atau bahan homewear yang adem? Bahankain.com siap menyediakan
berbagai pilihan kain berkualitas tinggi. Mulai dari Rayon Viscose yang sejuk, Kain
Linen yang elegan, hingga berbagai jenis kain Twill dan Knit
dengan pilihan warna yang trendi. Kami siap memenuhi kebutuhan tekstil, baik
dalam satuan meteran maupun pesanan grosir untuk kebutuhan produksi brand
fashion.
Kunjungi katalog produk kami di Bahankain.com atau hubungi admin kami
untuk konsultasi bahan yang paling sesuai dengan preferensi Anda.
Sama-sama Santai, Ini Bedanya Loungewear dan Homewear
Kontroversi Dibalik Popularitas Brand Mewah Italia, Gucci
Tren Gaun Berenda, Silky Camisole Sentuhan Romantis yang Kembali Menguasai Panggung Mode
7 Penyebab Pakaian Putih Berubah Warna Jadi Kekuningan (Yellowing)
Dulu Bangsawan Sengaja Pakai Baju yang Tidak Praktis — dan Jejaknya Masih Terlihat Sampai Sekarang
5 Jenis Pakaian Yang Nggak Perlu Langsung Dicuci Tiap Habis Dipakai
Kenapa Selebriti Sekarang Malah Dandan Maksimal ke Bandara? Ternyata Airport Fashion Sudah Berubah Total
Kain Blackout, Solusi Maksimal untuk Menghalau Cahaya di Dalam Ruang
Bukan Sekadar Pajangan: Bagaimana Mannequin di Met 2026 Mengubah Cara Kita Melihat Tubuh dalam Fashion
Mode Inklusif, Revolusi Desain yang Merangkul Semua Tubuh