Kalau ngomongin alas kaki dalam fashion,
banyak orang langsung kepikiran sneakers,
boots, atau high heels. Padahal ada satu item yang diam-diam selalu dipakai hampir
semua orang: sandal.
Dari sandal jepit warung sampai
sandal mewah jutaan rupiah, sandal sudah berubah jauh dari sekadar alas kaki
rumahan. Sekarang sandal bisa jadi simbol lifestyle,
fashion statement, bahkan penanda
status sosial. Menariknya lagi, sandal adalah salah satu jenis alas kaki tertua
di dunia.
Sandal
Sudah Ada Sejak Zaman Kuno
Sumber: nimmafashionsource.blogspot.com
Sejarah sandal ternyata panjang
banget. Sandal sudah dipakai manusia ribuan tahun lalu karena bentuknya simpel
dan cocok untuk cuaca panas.
Di Mesir Kuno, sandal dibuat dari
papirus dan kulit. Bangsa Romawi memakai sandal bertali untuk tentara dan
aktivitas sehari-hari. Jepang punya zori dan geta, sementara di Indonesia ada
bakiak dan berbagai sandal tradisional berbahan kayu atau karet.
Awalnya sandal dibuat murni untuk
fungsi: melindungi kaki dari panas tanah, mudah dipakai, dan nyaman di iklim
tropis. Tapi lama-lama sandal berkembang jadi bagian budaya sekaligus identitas
fashion.
Jenis-Jenis
Sandal yang Paling Populer
1. Sandal
Jepit
Sumber: shopee.co.id
Merupaka tipe sandal paling umum di
Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Ciri khasnya adalah tali berbentuk huruf V
yang masuk di sela jari kaki. Praktis, murah, ringan, dan cocok dipakai hampir
ke mana saja. Sandal jepit populer karena gampang dicuci, nyaman untuk cuaca
panas, dan cepat dipakai saat buru-buru keluar rumah.
Meski sederhana, sandal jepit
sekarang juga masuk dunia fashion premium. Banyak brand luxury membuat versi sandal jepit berbahan kulit dengan desain
minimalis yang terlihat mahal.
2. Slide
Sandals
Sumber: ar.inspiredpencil.com
Model saldal yang tinggal “diselop”
tanpa penjepit jari. Slide sandals
awalnya identik dengan sandal olahraga, tapi sekarang jadi bagian besar dari streetwear modern. Dipakai dengan kaus oversized dan celana longgar saja sudah
terlihat fashionable. Brand seperti
Nike dan Adidas juga ikut membuat slide sandals jadi lebih stylish dan relevan di fashion sehari-hari.
3. Sport
Sandals
Sumber: www.toryburch.com
Merupakan gabungan sandal dan
teknologi outdoor. Biasanya sandal jenis ini punya strap adjustable, grip kuat, sol lebih tebal, dan support kaki yang lebih nyaman untuk dipakai lama. Sport sandals populer untuk traveling, hiking ringan, atau aktivitas
luar ruangan karena lebih stabil dibanding sandal biasa.
Menariknya, sandal outdoor sekarang
justru jadi tren fashion urban. Banyak orang memakai sandal gunung bukan cuma
untuk naik gunung, tapi juga untuk outfit
casual harian.
4. Chunky
atau Platform Sandals
Sumber: basso.co
Sandal dengan sol tebal ini sempat booming di era Y2K dan sekarang kembali
populer. Chunky sandals memberi kesan bold,
playful, dan statement look. Karena bentuknya mencolok, sandal jenis ini sering
muncul di runway fashion dan
editorial modern.
Kenapa
Sandal Sekarang Jadi Fashion Item?
Dulu sandal sering dianggap terlalu santai dan kurang elegan. Tapi dunia fashion berubah cukup drastis. Sekarang banyak brand luxury seperti Hermès, Prada, hingga The Row membuat sandal minimalis dengan harga fantastis. Bahkan sandal kulit sederhana bisa terlihat sangat mahal kalau desain, siluet, dan materialnya tepat.
Tren fashion modern juga mulai
mengutamakan kenyamanan, simplicity,
dan effortless look. Orang sekarang
lebih suka outfit yang terlihat
santai tapi tetap mahal. Karena itu sandal semakin cocok dengan gaya hidup
modern.
Fenomena
“Ugly Sandals”
Sumber: lasentinella.gelocal.it
Salah satu tren paling unik
beberapa tahun terakhir adalah munculnya ugly
sandals. Sandal yang dulu dianggap “jelek”, terlalu bapak-bapak, atau
terlalu fungsional malah berubah jadi fashionable.
Contohnya seperti Birkenstock, Crocs, sandal hiking, sampai sandal orthopedic.
Fashion modern sekarang memang
menyukai tampilan yang terasa natural, nyaman, dan tidak terlalu perfect. Karena itu sandal bulky dengan bentuk aneh justru dianggap
keren. Crocs adalah contoh paling menarik. Dulu sandal ini sering dijadikan meme internet, tapi sekarang malah
dipakai selebriti dan tampil di runway
fashion dunia.
Material
Sandal Modern
Bahan sandal sekarang juga makin
beragam. Karet masih jadi material
paling umum karena murah, fleksibel, dan tahan air. Selain itu ada EVA foam yang sangat ringan dan empuk
sehingga nyaman dipakai lama. Untuk sandal premium, material kulit tetap jadi favorit karena memberi
kesan mahal dan lebih awet seiring waktu. Ada juga cork yang populer di sandal orthopedic
karena bisa mengikuti bentuk kaki pengguna. Sementara itu, sandal outdoor
biasanya memakai nylon atau webbing yang kuat, ringan, dan cepat
kering.
Sandal dan
Budaya Indonesia
Indonesia punya hubungan dekat
dengan sandal karena faktor iklim tropis dan budaya santai.
Sandal di Indonesia bahkan punya
“kategori sosial” sendiri. Ada sandal rumah, sandal masjid, sandal warung,
sandal touring, sandal gunung, sampai
sandal pantai. Hampir semua orang punya lebih dari satu jenis sandal untuk
kebutuhan berbeda.
Sandal jepit juga punya unsur
nostalgia yang kuat. Banyak orang Indonesia punya pengalaman kehilangan sandal
di masjid, tertukar saat acara keluarga, atau memakai sandal jepit ke
minimarket tengah malam.
Kenapa
Sandal Tidak Akan Pernah Hilang?
Jawabannya sederhana: sandal nyaman
dan fleksibel.
Sandal bisa dipakai untuk santai, traveling, fashion, aktivitas outdoor, bahkan luxury styling. Di era modern, orang semakin mencari kenyamanan
tanpa harus mengorbankan penampilan. Karena itu sandal bukan lagi sekadar alas
kaki murah. Sekarang sandal sudah berkembang menjadi bagian dari budaya, lifestyle, dan fashion modern yang terus
berubah mengikuti zaman.
Baca juga: Kaki Lecet Saat Memakai Sandal atau Sepatu? Cek Penyebab dan Cara Mengatasinya!
Sneakers untuk Lari, Aman atau Berisiko? Ini Faktanya
Mengenal Aigner, Simbol Kemewahan Abadi Lintas Generasi
Dari Sandal Jepit sampai Luxury Sandals: Kenapa Sandal Jadi Fashion Item Paling Diremehkan?
Kain dalam Seni Kontemporer: Lebih dari Sekadar Bahan Pakaian
Sold Out di Mana-Mana, Koleksi Jung Kook x Calvin Klein Kini Hadir di Jakarta
Panduan Memilih Kain Upholstery Untuk Sofa dan Furniture Outdoor
Dulu Cuma Dipakai Bangsawan, Sekarang Jadi Fashion Mahal: Sejarah Mengejutkan Baju Tidur dan Loungewear
Benarkah Outfit Bisa Mempengaruhi Mood? Ini Jawabannya Menurut Psikologi
Cotton Combed vs Cotton Bamboo, Apa Sih Bedanya?
Bukan Sekadar Olahraga: Kenapa Outfit Gym Sekarang Jadi Simbol Status Sosial?