Menemukan tas dengan desain
kekinian, kualitas premium, tetapi harga tidak menguras kantong rasanya sedikit mustahil. Namun, brand lokal Merché
berhasil menjawab kebutuhan tersebut. Merek asal Bandung ini berhasil mencuri
perhatian para pencinta fesyen tanah air dan menjadi salah satu produk lokal
yang paling diburu.
Lantas, apa sih yang membuatnya begitu populer dan dicintai banyak orang? Yuk, kita bongkar rahasia brand Merché!
Merché (dibaca "Mery") adalah brand tas lokal Indonesia asal
Bandung yang didirikan pada tahun 2017 oleh Tari Puji Lestari. Merek ini
memiliki ekosistem produk lifestyle fashion yang sangat luas, dengan tas wanita sebagai produk utamanya.
Mengusung slogan "Fashion for lifestyle", material utama yang
mereka gunakan adalah faux leather (kulit sintetis premium) serta bahan
nilon yang lembut dan squishy.
Sebelum melahirkan brand Merché, Tari yang kini menjabat
sebagai Creative Director, sempat
mengalami kerugian besar dari bisnis yang dijalankannya. Ia pun sempat banting
setir sebagai penjaga toko pakaian demi menyambung hidup. Berbekal pengalaman
tersebut, Tari bangkit dan merintis Merche bermodalkan dalan pinjaman sekitar Rp 5 juta hingga Rp 7 juta.
Dengan budget yang sangat
terbatas, Tari fokus memproduksi tas berkualitas lalu memasarkannya secara
daring. Ia juga memanfaatkan ceruk pasar di berbagai bazar dan pop-up store untuk
memperkenalkan produknya secara langsung pada konsumen.
Perjuangan itu pun berbuah manis.
Berkat konsistensi dan kejeliannya membaca selera pasar, Merché perlahan naik
kelas. Dari brand rumahan menjadi nama besar di industri fashion lokal dengan basis
penggemar loyal yang terus bertambah.

Berikut beberapa faktanya:
Tanda petik diatas huruf e (Merché) membuat nama brand ini jauh dari kesan lokal.
Visual produknya juga sangat menjual. Secara filosofis, nama Merché
diambil dari bahasa Prancis yang memiliki kedekatan makna dengan kata "mercy"
(rahmat/kemurahan) dan ungkapan rasa syukur atau terima kasih. Jadi, sangat wajar kalau banyak orang mengira
Merché adalah produk import.
Sang pendiri menyelipkan doa
mendalam lewat nama ini, dengan harapan bahwa bisnis yang ia bangun dapat terus
memancarkan keberkahan, dampak positif, serta kebaikan. Baik untuk pengrajin
lokal tim internal, maupun para pelanggannya yang diberi nama merchébebe.
Strategi Diferensiasi 30 Warna
Di tengah ketatnya persaingan
industri fashion item lokal, Merché berhasil melakukan diferensiasi
produk yang sangat unik. Jika brand lain umumnya hanya mengeluarkan 3 sampai 5
varian warna netral seperti hitam, cokelat, atau krem tiap rancangan. Merché
berani justru menghadirkan hingga 30
pilihan warna untuk satu desain tote bag yang sama.
Ajaibnya, strategi ini terbukti
sangat efektif di pasar Indonesia. Konsumen wanita merasa dimanjakan karena
mereka bisa mengekspresikan diri secara bebas dan mencocokkan warna tas dengan
berbagai tema pakaian (outfit of the day / OOTD) mereka. Ke-30 opsi
warna tersebut mencakup warna pastel yang lembut, warna bumi (earth tone)
yang hangat, hingga warna berani (bold) yang mencolok.
Ekspansi Digital dan E-Commerce
Titik balik pertumbuhan Merché
terjadi pada tahun 2018. Tepatnya, setelah bertemu dengan eksekutif platform e-commerce dan membuka toko online resmi
mereka di marketplace seperti Shopee
dan Tokopedia. Langkah digitalisasi inilah membawa mereka menjangkau gerbang
pasar yang jauh lebih luas.
Produk tas Merché yang awalnya
hanya dikenal di area Bandung dan Jakarta, kini bisa dengan mudah dijangkau
oleh konsumen di seluruh pelosok Indonesia. Penjualan online mereka melonjak
drastis, menjadikan Merché sebagai salah satu top brand lokal di
kategori tas wanita. Transformasi digital ini juga didukung oleh situs web
resmi mereka di merche.id yang melayani
pengiriman langsung ke seluruh wilayah.

Sumber: https://merche.id/
Mengusung slogan "Fashion
for lifestyle", Merché kini telah berkembang menjadi brand gaya hidup
yang menyeluruh. Material utama yang mereka gunakan adalah faux leather
(kulit sintetis premium) bertekstur unik serta bahan nilon yang smooth, squishy,
dan water-resistant.
Berikut adalah kategori produk
yang dimiliki oleh Merché:
Ini adalah lini produk paling populer yang menjadi
pilar utama bisnis Merché:
·
Tote Bag
& Totepack
Tas berkapasitas
besar yang muat laptop 13-15 inci, incaran para mahasiswa dan pekerja
kantoran. Seri terlarisnya meliputi Alice Totebag, Ashley dan Gelandang yang Disempurnakan.
·
Backpack
(Tas Punggung)
Desain kasual
dan fungsional yang dilengkapi fitur penunjang kenyamanan seperti Smart
Carry™ System. Model populernya antara lain Ransel Bree, Melihat,
Bian Mini, Bonnie, dan Becca.
·
Sling Bag & Shoulder Bag
Tas selempang
dan tas bahu berukuran medium hingga kecil untuk jalan-jalan santai, seperti varian
Joy Baguette, Alina bag, dan serangkaian
Elio Mini.
·
Phone Bag
Tas mikro mini
khusus untuk menyimpan smartphone dan kartu, yaitu seri Diinginkan dan
Silvia.
Merché juga menyediakan pelengkap mode berukuran kecil
untuk mengorganisasi barang bawaan di dalam tas utama:
·
Dompet lipat wanita dan tempat kartu
minimalis.
·
Laptop Sleeve, pelindung laptop berbahan empuk
dengan pilihan warna pastel khas Merché.
·
Accessories & Bag Charms, berupa gantungan tas yang sering
dijual terpisah
·
Grocery Foldable Bag, inovasi kantong belanja lipat yang praktis
dan ramah lingkungan.
Sebagai brand lifestyle, Merché memperluas
pasarnya ke produk pakaian dan alas kaki, seperti:
·
Apparels: Lini pakaian kasual wanita, kemeja, hingga koleksi eksklusif
menjelang hari raya.
·
Shoes: Koleksi alas kaki wanita berupa flat shoes atau sandal
santai yang senada dengan palet warna tas.
Untuk memberikan variasi bagi konsumen, produk tas
Merché juga sering dikategorikan berdasarkan warna "Label" penanda
segmen atau proyek kolaborasi eksklusif:
·
Green Label, Brown Label, & Black Label: Pengelompokan jenis koleksi tas
berdasarkan variasi desain, fungsi, atau eksklusivitas bahan.
·
Koleksi
Kolaborasi: Merché aktif berkolaborasi dengan figur publik dan brand
terkemuka, seperti proyek merché x NASL by Nagita Slavina, seri merché
x Kopi Kenangan, serta kolaborasi bundling kecantikan bersama Raine
Beauty dan Luxcrime.
Diantara alasan utama mengapa
Merché tetap dicintai oleh jutaan konsumen setianya adalah prinsip harga yang
sangat terjangkau namun tidak mengorbankan estetika (affordable luxury).
Produk-produk berkualitas tinggi dari Merché dibanderol dengan kisaran harga
yang ramah di kantong, mulai dari Rp
49.000 hingga Rp 399.000 saja.
Dengan rentang harga ini,
konsumen dari kalangan mahasiswa hingga pekerja dapat mengoleksi beberapa
varian sekaligus tanpa menguras dompet. Selain itu, komitmen mereka terhadap
kualitas jahitan lokal yang rapi dan penggunaan bahan kulit sintetis premium
membuat daya tahan tas Merché mampu bersaing dengan produk-produk impor.
Mengenal Merché, Dari Modal Rp 5 Juta hingga Jadi Rajanya Brand Tas Lokal Indonesia
Ada Apa di INACRAFT Festival 2026 Yogyakarta?
Handuk Baru Kurang Menyerap Air? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
5 Kesalahan Menyimpan Jaket Kulit Yang Bikin Cepat Rusak
Modal Kecil Mau Bisnis Sablon Custom? Ini Caranya Tanpa Konveksi
Jenis Kain Linen Dan Penggunaannya Dalam Industri Garmen
Nostalgia Berujung Estetik: Alasan Kenapa Jelly Shoes Era 90-an Mendadak Viral Lagi (Biar Gak Lecet, Simak Hacks Ini!)
PUMA Rilis Koleksi Sepatu Baru dengan Sentuhan Mary-Jane
Mengenal Yarn Hairiness: Penyebab, Metode Pengukuran, dan Dampaknya pada Kualitas Tekstil
Sindrom Baju Berubah Warna: Kenapa Kamera HP Sering ‘Berbohong’ Soal Warna Pakaian Kita?