Bordir merupakan satu teknik menghias permukaan kain atau bahan-bahan kain dengan motif atau bentuk- tertentu menggunakan jarum jahit dan benang. Selain itu, penting juga untuk memilih jenis kain yang akan digunakan untuk media bordir karena hal ini akan mempengaruhi kualitas motif bordir yang dihasilkan. Berikut beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam memilih kain untuk dijadikan media bordir:
• Berat kain dan benang
Berat kain untuk media bordir sebaiknya disesuaikan dengan jenis benang yang akan dipakai. Kain dengan karakteristik yang ringan, bersifat melar dan mudah ditarik akan lebih cocok digunakan pada bordir manual seperti sulam pita. Sedangkan untuk kain dengan berat medium bisa digunakan untuk membordir dengan benang wool, manik-manik atau benang yang sama-sama memiliki ketebalan premium.
Perhatikan juga berat benang yang akan digunakan, pastikan bahan kain mampu menahan berat dan besaran benang tersebut. Jika benang yang digunakan terlalu berat maka serat kain menjadi rapuh dan bercerabut.

sumber: embroidery.rocksea.org
• Kerapatan dan kekuatan anyaman pada kain (jalinan kain)
Hal kedua yang perlu diperhatikan dalam memilih media untuk membordir yaitu kerapatan dan kekuatan jalinan pada serat kain. Struktur ayaman yang terdapat pada kain harus cukup kuat untuk menahan benang bordir agar tetap pada posisinya. Selain itu sangat penting untuk memperhatikan kerapatan jalinan pada kain. Pastikan kemudahan jarum saat masuk bersamaan dengan benang bordir. Tentunya akan sangat mudah membuat sulaman atau jahitan pada kain yang memiliki jalinan yang sedikit longgar. Namun jangan memilih kain dengan kerapatan jalinan yang terlalu kecil, karena kain akan sulit menahan benang berukuran besar.
• Pertimbangkan juga jenis kain yang akan digunakan apakah kain berbahan natural atau kain sintetis.
Kebanyakan orang akan lebih memilih membordir dengan kain dari serat alami/natural karena lebih mudah dan nyaman untuk disulam. Kain yang biasa digunakan untuk menyulam diantaranya adalah kain katun, linen, dan wol. Pembentukan pola bordir pada kain-kain tersebut bisa dibilang cukup mudah serta memungkinkan jarum berserta benang masuk pun juga lebih mudah. Sedangkan pembuatan bordir pada kain sintetis akan lebih sulit dikerjakan karena jarum serta benang tidak bisa masuk dengan mudah karakteristik benang sintetis yang terlalu licin.
Nah itulah beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih kain sebagai media bordir.
Jika sahabat bahan kain membutuhkan kain untuk media bordir, Bahankain.com mempunyai berbagai jenis bahan kain dengan ketebalan yang sangat sesuai untuk dijadikan sebagai media bordir. Dapatkan bahan kain yang berkualitas dengan harga yang bersaing hanya di Bahankain.com. Untuk cek koleksi kami, silahkan klik disini.
Belanja lebih mudah melalui aplikasi kami:


Sama-sama Dipakai Untuk Logo, Ini Bedanya Emblem Bordir dan Emblem Woven
Perbedaan Top Note, Middle Note, dan Base Note pada Parfum
Victoria’s Secret Angel Wings: Bukan Sekadar Sayap, Ini Rahasia di Balik Ikon Fashion Show!
Dari Seragam sampai Celana Tongkrongan, Ini Alasan American Drill Selalu Dipilih Sebagai Bahan Celana
Berapa Meter Kain Kafan yang Dibutuhkan untuk Satu Jenazah? Ini Perkiraannya!
Fantasy Bra: Ketika Bra Berubah Jadi Perhiasan Bernilai Rp800 Miliar
Whimsy dan Whimsygoth Fashion, Estetika Nyentrik yang Terinspirasi Dunia Fantasi
Kenapa Niche Bisnis Fashion Komunitas Lebih Menguntungkan? Ini Jawabannya!
LYCRA Kembangkan Spandeks Berbahan Nabati dan Teknologi Daur Ulang
Kok Ada Kain yang Adem di Kulit, tapi Bikin Gerah Saat Dipakai?