Pernah terpikir bisa merekomendasikan produk yang kamu suka, lalu mendapatkan penghasilan dari situ? Kalau iya, affiliate marketing mungkin terasa sangat relevan buat kamu. Bukan sekadar strategi promosi affiliater marketing juga peluang nyata bagi siapa pun yang ingin memanfaatkan ruang digital dengan cara yang lebih personal dan dekat dengan keseharian.
Sebenarnya apa itu affiliate marketing? Dan seberapa efektifkah metode ini? Simak ulasan berikut ini, yuk!
Affiliate marketing merupakan sistem promosi melalui program kemitraan atau kerja sama di mana seseorang (affiliator) membantu memasarkan produk atau jasa dari sebuah perusahaan atau brand, lalu mendapatkan komisi setiap kali terjadi transaksi. Besarnya komisi bervariasi tergantung pada persentase yang ditetapkan dan harga produk.
Umumnya, perhitungan komisi didasarkan pada jumlah penjualan, namun ada juga program yang memberikan bayaran berdasarkan leads, klik ke situs web, pengguna free trial, hingga unduhan aplikasi. Strategi ini terbukti efektif untuk meningkatkan penjualan. Berdasarkan laporan Rakuten Advertising, sekitar 80% brand di dunia sudah memanfaatkan affiliate marketing sebagai bagian dari strategi pemasaran mereka.
Tidak heran jika kini banyak perusahaan membuka program afiliasi. Minat masyarakat terhadap sistem affiliate juga tinggi karena bisa menjadi sumber penghasilan tambahan melalui tautan afiliasi yang dibagikan.
Menariknya, siapa pun dapat
bergabung sebagai afiliator. Tidak perlu menjadi influencer, selebgram, atau memiliki ribuan pengikut di media
sosial. Sebagian besar program afiliasi bersifat gratis dan terbuka untuk umum,
tanpa biaya pendaftaran atau persyaratan khusus. Dengan kata lain, siapa saja
bisa mulai berpenghasilan dari kegiatan promosi yang mudah dan fleksibel ini.
Affiliate marketing bekerja dengan sistem yang sangat sederhana, kamu membagikan tautan produk, lalu mendapatkan komisi ketika seseorang membeli lewat tautan tersebut.

Sumber: https://www.refersion.com/
Berikut enam tahap utamanya:
1.
Daftar Program Afiliasi
Mulailah dengan mendaftar ke program afiliasi di
marketplace atau brand tertentu seperti Shopee, Tokopedia, TikTok Shop, atau
Amazon. Setelah disetujui, kamu akan mendapat link afiliasi unik yang berfungsi mencatat transaksi penjualan
dari promosi kamu.
2.
Dapatkan dan Gunakan Link Afiliasi
Link ini berisi ID affiliate yang menjadi identitas digitalmu. Setiap klik dan transaksi yang terjadi melalui link tersebut akan otomatis tercatat oleh sistem afiliasi.
Baca Juga: |
3.
Bagikan Link di Media Sosial atau Blog
Promosikan link melalui TikTok, Instagram, YouTube, blog, atau WhatsApp. Link tersebut
bisa dimuat pada konten review produk, ide outfit, atau tutorial agar lebih
menarik bagi audiens.
4.
Pembeli Mengklik dan Melakukan Pembelian
Ketika seseorang mengklik tautanmu dan membeli produk,
sistem akan mencatatnya menggunakan cookie
tracking yang berlaku selama periode tertentu (biasanya 7–30 hari).
5.
Transaksi Diverifikasi oleh Penjual
Setelah pembayaran selesai, pihak penjual
memverifikasi transaksi untuk memastikan pembelian valid dan tidak dibatalkan
sebelum komisi dihitung.
6.
Komisi Dibayarkan
Setelah validasi selesai, affiliate menerima komisi sesuai ketentuan program,
biasanya antara 5%–20% dari nilai produk. Pembayaran dilakukan secara
rutin, baik mingguan maupun bulanan, melalui rekening atau dompet digital.
Dengan sistem yang praktis dan transparan, affiliate marketing menjadi strategi pemasaran digital paling menguntungkan. Baik untuk penjual, creator ataupun konsumen.
Affiliate marketing berkembang pesat seiring dengan munculnya ekonomi kreator. Influencer, blogger, serta pemilik akun media sosial kini bisa menghasilkan uang dari promosi produk. Bahkan, banyak UMKM dan bisnis lokal di Indonesia yang mulai memanfaatkan sistem ini karena biayanya efisien dan jangkauannya luas.

Dominasi konten video pendek di
berbagai platform sosial media juga membuat promosi semakin menarik dan mudah
diakses. Konten seperti “review jujur”, “rekomendasi produk terbaik”, atau
“haul barang viral” terbukti mampu mendorong pembelian impulsif melalui link
afiliasi. Produk fashion, kain, aksesori, dan perlengkapan rumah tangga adalah
kategori yang paling laris.
Affiliate marketing menguntungkan
semua pihak, baik itu penjual (merchant), kreator (afiliator) maupun konsumen:
·
Meningkatkan penjualan tanpa biaya iklan
besar
Penjual tidak
perlu mengeluarkan anggaran besar untuk promosi. Karena sistem afiliasi
berbasis hasil, komisi hanya dibayarkan ketika penjualan benar-benar terjadi.
·
Memperluas jangkauan pasar
Dengan banyaknya kreator yang ikut mempromosikan produk, brand dapat menjangkau lebih banyak audiens di berbagai platform digital.
Baca Juga: |
·
Meningkatkan kredibilitas merek
Rekomendasi dari
kreator atau influencer lebih dipercaya oleh konsumen dibanding iklan biasa,
sehingga citra merek ikut meningkat.
·
Sumber penghasilan tambahan
Kreator bisa
mendapatkan komisi setiap kali terjadi pembelian melalui tautan mereka, bahkan
tanpa harus memiliki produk sendiri.
·
Fleksibel dan mudah dijalankan
Affiliate
marketing bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja, cukup dengan membuat
konten promosi yang menarik dan relevan.
·
Membangun personal branding
Dengan memilih
produk yang sesuai dengan niche mereka (misalnya fashion, kain, atau
perlengkapan jahit), kreator bisa memperkuat citra diri sebagai sumber
rekomendasi tepercaya.
·
Mendapat rekomendasi produk terpercaya
Konsumen
sering kali terbantu oleh review dan pengalaman nyata dari kreator yang mereka
ikuti. Ini mengurangi risiko salah pilih produk.
·
Lebih mudah menemukan produk berkualitas
Link afiliasi
biasanya langsung mengarahkan ke halaman resmi penjual, sehingga konsumen bisa
berbelanja dengan aman dan cepat.
·
Kesempatan mendapat promo khusus
Beberapa program
afiliasi menawarkan diskon eksklusif atau voucher bagi pembeli yang menggunakan
link dari kreator.
Itu dia penjelasan mengenai
affiliate marketing dan berbagai keuntungannya. Sistem kolaboratif yang saling
menguntungkan itulah yang membuat affiliate marketing semakin populer di dunia
bisnis modern. Termasuk dalam industri kain dan fashion.
Sudah Dicuci Bersih tapi Warnanya Menguning? Cek Cara Menyimpan Baju Putihmu
Ascot: Aksesori Leher Klasik yang Lebih Santai dari Dasi, Lebih Elegan dari Sekadar Scarf
TikTok Shop by Tokopedia Rilis Program Fashion Playground, Apa Manfaatnya?
Mirip Kulit Asli, Ini Ciri Khas, Kelebihan, Kekurangan, Serta Pemanfaatan Bahan Oscar
Prediksi Tren Menswear 2026, Dari Poetcore hingga Rugged Luxury
Power Dressing: Cara Berpakaian yang Bentuk Kepercayaan Diri dan Profesionalitas
Fascinator: Topi Mini yang Punya Sejarah Panjang dan Aura Bangsawan
Sneakerina, Sepatu “Setengah Sneakers Setengah Balerina” yang Curi Perhatian
Sejarah Dowa Bag, Tas Rajut Handmade Indonesia yang Menembus Pasar Global
Bukan Cuma Outfit, Ini 7 Kebiasaan yang Bikin Kamu Terlihat Elegan