Beberapa waktu belakangan, sneakerina menjadi salah satu model sepatu yang paling banyak dibicarakan. Di tengah ritme kehidupan yang makin cepat, sneakers bersiluet anggun balerina ini berhasil menjawab kebutuhan wanita yang ingin bergerak bebas, aktif, dan praktis tanpa mengabaikan karakter yang anggun serta penampilan tampilan rapi.
Sneakers bergaya feminine ini bukan
sekadar sepatu baru dengan nama unik. Ia menjadi simbol perubahan cara
berpakaian generasi modern, yang tidak lagi ingin memilih antara “nyaman” atau
“cantik”. Sebab keduanya kini bisa hadir bersamaan, dalam satu desain yang
terasa relevan.
Yuk, cari tahu lebih banyak
tentang sepatu wanita sneakerina!

Sumber: https://theglossarymagazine.com/
Sneakerina adalah jenis alas kaki
hybrid yang menggabungkan siluet ramping dan detail elegan ala balerina dengan
struktur sol dan kenyamanan khas sneakers. Jika sepatu balet identik dengan sol
tipis dan nuansa klasik, sneakerina hadir dengan sentuhan modern melalui bantalan
empuk, fleksibilitas tinggi, dan material yang lebih fungsional.
Ciri khas sepatu sneakerina
biasanya terlihat dari bentuknya yang minimalis, bagian ujung membulat atau
sedikit runcing, serta detail pita, strap, atau garis lembut yang mengingatkan
pada sepatu balet. Di sisi lain, sol karet yang lebih tebal membuatnya nyaman
dipakai seharian, bahkan untuk aktivitas padat.
Dengan desain yang adaptif dan
material yang semakin berkembang, sneakerina menjadi bukti bahwa fashion bisa
tetap indah tanpa mengorbankan fungsi.
Inspirasi sneakerina berakar dari dunia balet, sebuah disiplin seni yang identik dengan kelembutan, presisi, dan keanggunan. Sepatu balerina klasik dikenal dengan bentuknya yang ringan, ramping, dan feminin. Namun, dalam praktik sehari-hari, sepatu ini sering kali kurang ramah untuk aktivitas panjang.
Baca Juga: |
Di sisi lain, sneakers sudah lama
menjadi andalan gaya kasual. Nyaman, fungsional, dan siap menemani mobilitas
tinggi. Sneakerina hadir sebagai “jembatan” dari dua dunia ini. Siluetnya tetap
lembut dan minimalis seperti sepatu balet, tetapi dibekali sol empuk, struktur
lebih kokoh, dan fleksibilitas khas sneakers.
Hasilnya adalah sepatu yang
terlihat anggun, namun tetap praktis. Siap dipakai berjalan jauh, bekerja, atau
sekadar menikmati waktu santai di kota.
Popularitas sneakerina tidak
terjadi secara tiba-tiba. Tren ini tumbuh seiring perubahan gaya hidup dan cara
pandang terhadap fashion. Kini, orang tidak lagi berpakaian hanya untuk
terlihat menarik, tetapi juga untuk menunjang aktivitas harian yang dinamis.
1.
Kenyamanan
Sneakerina menawarkan bantalan dan fleksibilitas yang
jauh lebih baik dibanding sepatu balerina klasik, tanpa menghilangkan kesan
feminin. Ini menjadikannya pilihan ideal untuk dipakai seharian, dari pagi
hingga malam.
2.
Gaya hybrid
Fashion modern cenderung menyukai desain yang bisa
menembus batas antara kasual dan rapi, santai dan elegan. Sneakerina menjawab
kebutuhan ini dengan sangat tepat. Satu pasang sepatu bisa dipadukan dengan
celana bahan, rok midi, bahkan dress sederhana.
3.
Street style dan media sosial
Pengaruh turut mendorong tren ini. Banyak tampilan sehari-hari dari fashion enthusiast, selebritas, hingga influencer memperlihatkan bagaimana sneakerina memberi sentuhan anggun tanpa terlihat terlalu “niat”. Dari situlah sneakerina semakin dikenal luas dan diterima pasar.
Tren sneakerina makin kuat karena diadopsi oleh banyak brand fashion luar negeri seperti Louis Vuitton, Adidas, Puma, dan Onitsuka Tiger. Desainer seperti Simone Rocha serta brand kontemporer seperti JW Pei dan Vivaia membuat tren ini makin berwarna dengan sentuhan feminin khas balletcore.
Daya tarik sneakers bergaya
sepatu balet terletak pada detail-detail kecil yang terasa lembut dan
terkontrol. Mulai dari ujung sepatu yang membulat atau sedikit meruncing,
penggunaan strap tipis, pita, hingga garis desain yang sederhana namun elegan.
Pemilihan warna juga berperan
besar. Sneakerina sering hadir dalam palet netral dan pastel—putih, krem, nude,
abu-abu, hingga hitam. Serangkaian warna yang fleksibel dan mudah dipadukan
dengan berbagai gaya busana.
Dari sisi material, bahan sepatu
sneakerina cukup beragam. Mulai dari material kulit sintetis hingga kombinasi
tekstil fleksibel dan bahan-bahan berkualitas yang mengikuti bentuk kaki.
Fleksibilitas bahan ituah yang membuat sepatu ini tidak hanya cantik dilihat,
tetapi juga nyaman digunakan dalam waktu lama.
Lebih dari sekadar tren alas
kaki, Sneakerina mencerminkan arah baru fashion feminin yang lebih realistis
dan membumi. Keanggunan tidak lagi harus datang dari sepatu hak tinggi atau
desain yang membatasi gerak. Kini, feminin bisa berarti bebas bergerak, percaya diri, dan nyaman.
Sneakers dengan detail desain
sepatu ballerina ini juga menandai semakin kaburnya batas antara fashion formal
dan kasual. Sepatu yang dulunya hanya cocok untuk satu suasana, kini bisa
beradaptasi dengan berbagai konteks. Sebuah evolusi kecil, namun berdampak
besar dalam cara kita berpakaian.
Nah, bicara soal tren sneakerina,
Bahankaincom punya beberapa pilihan kulit sintetis yang pas banget untuk bahan
sepatu, sandal, tas, ikat pinggang dan aksesori fashion lain, lho. Mulai dari
ketebalan 0,6-1,8 mm. Ada material PU, ada juga yang dari material PVC, tinggal
pilih dan sesuaikan aja dengan kebutuhan Anda.
Cek variasinya di Kategori Produk.
Atau langsung hubungi Customer service Bahankaincom untuk
detail produk, pemesanan serta konsultasi dan dapatkan penawaran terbaik dari
kami. Selamat berbelanja!
Sneakerina, Sepatu “Setengah Sneakers Setengah Balerina” yang Curi Perhatian
Sejarah Dowa Bag, Tas Rajut Handmade Indonesia yang Menembus Pasar Global
Bukan Cuma Outfit, Ini 7 Kebiasaan yang Bikin Kamu Terlihat Elegan
Bukan Tren Baru: Ketika Pria Pernah Menjadikan Celana Mini sebagai Fashion Statement
6 Cara Simpel Merapikan Tepi Kain Tanpa Mesin Obras
White Label: Jalan Pintas Punya Produk Sendiri Tanpa Harus Produksi dari Nol
Bukan Sekadar Motif: Menguak Rahasia Fair Isle Sweater yang Legendaris
Apa Itu Perfumery? Sejarah dan Perkembangannya dari Masa ke Masa
Lebih dari Sekadar Gaya: Membongkar Aturan Fashion "Ketat" Para Wanita Kerajaan Eropa
Nggak Cuma Bikin Tenang, Ini 7 Manfaat Outfit Repeater