Cari referensi material kulit
berkualitas dana wet namun tetap terjangkau? Bahan Oscar jawabannya. Jenis faux leather alias kulit tiruan ini
memiliki visual yang sangat mirip dengan kulit asli. Hanya saja karakter,
ketahanan serta keawetannya sangat jauh berbeda.
Meski jarang terdengar, tapi nama
‘bahan sintetis Oscar’ sudah sangat
populer digunakan di berbagai sektor industri. Mulai dari produksi fashion,
furnitur, hingga otomotif. Yuk, cari tahu lebih banyak tentang bahan ini!
Bahan Oscar adalah material
sintetis yang dirancang sedemikian rupa agar karakteristiknya menyerupai kulit
hewan asli. Umumnya terbuat dari material poly
vinyl chloride (PVC) atau polyurethane (PU) yang dilapiskan di atas dasar
kain polyester atau katun. Secara visual, permukaannya dirancang menyerupai
tekstur kulit asli, lengkap dengan pola pori-pori dan efek kilap yang khas.
Produksi kulit sintetis Oscar mengandalkan
teknologi cetak khusus untuk menghasilkan detail pori-pori agar lebih mirip dengan
kulit sapi atau domba asli. Dalam praktiknya, bahan ini kerap digunakan sebagai
alternatif utama penggantu genuine
leather karena pertimbangan harga, perawatan, serta aspek keberlanjutan
yang etis.

Sumber: https://shop.ptsinar.com/
Meski beberapa sangat mirip kulit
asli, bahan oscar memiliki karakter visual dan fisik yang cukup khas. Perbedaan
ini tersebut bisa dilihat dari tampilan dan teksturnya.
Ciri paling
mudah dikenali dari bahan oscar adalah permukaannya yang relatif halus dan
licin. Lapisan luarnya berasal dari PVC atau PU yang dilaminasi di atas kain
dasar. Lapisan ini menciptakan kesan rapi dan bersih, sekaligus menjadi
pelindung utama dari cairan dan kotoran ringan.
Berbeda dengan kulit asli yang memiliki pori alami,
bahan oscar bersifat tidak berpori.
Karakter ini membuatnya tidak mudah menyerap air atau cairan, sehingga lebih
praktis untuk penggunaan sehari-hari. Namun, sifat ini juga membuat sirkulasi
udara minim, yang dapat memengaruhi kenyamanan.
Bahan oscar umumnya memiliki kilap yang lebih stabil dan merata, baik dalam finishing glossy
maupun doff. Kilap ini tidak berubah secara alami seiring waktu seperti pada
kulit asli, melainkan tetap seragam selama lapisan luarnya belum mengalami
kerusakan.
Secara struktur, bahan oscar cukup lentur dan mudah
dibentuk, sehingga memudahkan proses produksi. Namun, fleksibilitas ini berasal
dari lapisan sintetis, bukan dari serat alami. Karena itu, jika sering dilipat
atau ditarik berlebihan, lapisan luarnya berisiko retak atau mengelupas.
Ciri khas lain yang mudah dikenali adalah bagian belakangnya berupa kain—biasanya
polyester atau serat sintetis lain. Hal ini menandakan bahwa bahan oscar
merupakan material berlapis, bukan lembaran kulit utuh seperti kulit asli.
Popularitas bahan oscar tidak
lepas dari sejumlah keunggulan fungsional yang ditawarkan, seperti:
Dibanding kulit asli, bahan oscar memiliki harga yang
jauh lebih ekonomis. Hal ini memungkinkan produsen menekan biaya produksi tanpa
mengorbankan tampilan visual produk.
Permukaannya yang tidak menyerap air membuat bahan
oscar mudah dibersihkan. Noda ringan dapat dihapus hanya dengan lap lembap,
tanpa perlu perawatan khusus.
Tidak seperti kulit asli yang memiliki variasi alami,
bahan oscar menawarkan tampilan yang seragam. Ini menjadi nilai tambah untuk
produksi massal yang membutuhkan standar visual yang sama.
Karena tidak menggunakan bahan hewani, bahan oscar kerap
dipilih sebagai solusi bagi konsumen yang menghindari produk berbasis kulit
asli.
Meski praktis, bahan oscar tetap
memiliki keterbatasan yang perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk
memilih material ini. Beberapa diantaranya yaitu:
Sifatnya yang tidak berpori membuat sirkulasi udara
minim. Pada penggunaan jangka panjang, terutama untuk jok atau sofa, bahan ini
bisa terasa panas dan kurang nyaman.
Jika dibandingkan dengan kulit asli, bahan oscar
cenderung lebih cepat mengalami retak atau mengelupas, terutama bila sering
terpapar panas atau sinar matahari langsung.
Paparan panas berlebih dapat merusak lapisan luar
bahan oscar, membuatnya mengeras atau kehilangan elastisitas.
Seiring waktu, tampilan bahan oscar bisa menurun, terutama
jika kualitasnya rendah. Hal ini memengaruhi kesan eksklusif produk dalam
jangka panjang.
Selain harga yang relatif
terjangkau, tampilan bahan oscar yang menyerupai kulit asli juga menjadikannya pilihan
praktis di tengah kebutuhan desain yang makin kompleks. Cara industri memandang
dan memanfaatkan material tersebut mencerminkan dinamika antara fungsi,
estetika, dan kebutuhan pasar masa kini
Dari produk fashion hingga
interior, berikut beberapa pemanfaatan material Oscar:
1.
Aksesoris fashion
Sebagai alternatif material kulit, bahan Oscar kerap
dimanfaatkan dalam produksi aksesoris fashion seperti tas, dompet, alas kaki (sepatu
dan sandal), dan ikat pinggang. Tampilan luarnya memberi kesan rapi dan modern.
Dan harganya yang terjangkau memungkinkan produk dipasarkan ke segmen yang
lebih luas.
2.
Upholstery
Di sektor furnitur, kulit sintetis Oscar sering
diaplikasikan pada sofa, kursi,
headboard tempat tidur, hingga pelapis dinding dekoratif. Sifatnya yang
tidak mudah menyerap cairan menjadikannya pilihan praktis untuk ruang tamu,
kafe, atau area publik. Tampilan yang bersih dan konsisten juga mendukung
konsep interior modern, minimalis, maupun komersial.
3.
Pelapis jok
Bahan Oscar juga kerap digunakan sebagai bahan pelapis jok motor, mobil serta
kendaraan lain. Alasannya karena ia lebih tahan terhadap percikan air, mudah
dibersihkan, dan memiliki tampilan yang rapi. Bahan ini juga dinilai cukup
fungsional untuk penggunaan harian, meski kenyamanannya masih bergantung pada
kualitas bahan serta desain jok.
4.
Produk Komersial dan Industri
Kulit Oscar juga bisa kamu temukan pada produk-produk komersial, seperti tas
promosi, map dokumen, cover buku agenda, hingga pelapis peralatan kerja. Ketersediaan
melimpah serta tampilan yang seragam memungkinkan pembuatan produk secara massal
dengan efisiensi biaya.
5.
Produk kreatif
Banyak UMKM juga menggunakan bahan ini untuk produk pouch,
cover buku, dompet handmade, hingga aksesori dekoratif. Fleksibilitasnya
memudahkan proses produksi, sedangkan variasi warna dan finishing membuka ruang
eksplorasi desain yang lebih luas.
Pada akhirnya, bahan oscar masih
memegang peranan penting di berbagai ranah industri. Ia menjadi solusi praktis
bagi banyak sektor yang membutuhkan material fleksibel, ekonomis, dan mudah
diaplikasikan. Meskipun pemilihannya perlu disesuaikan dengan fungsi produk,
durasi penggunaan, serta ekspektasi konsumen.
Nah, kalau Sobat Bahankain sedang
mencari bahan oscar berkualitas dengan
pilihan warna dan tekstur beragam, Bahankaincom bisa jadi alternatif
terbaik. Kami menyediakan berbagai referensi material yang untuk kebutuhan
produksi Anda.
Cek etalase produk Bahankaincom
dan temukan material incaranmu.
Atau langsung hubungi customer service kami untuk detail
produk, panduan memilih material, serta solusi kain yang relevan dengan tren dan
preferensi Anda.
Mirip Kulit Asli, Ini Ciri Khas, Kelebihan, Kekurangan, Serta Pemanfaatan Bahan Oscar
Prediksi Tren Menswear 2026, Dari Poetcore hingga Rugged Luxury
Power Dressing: Cara Berpakaian yang Bentuk Kepercayaan Diri dan Profesionalitas
Fascinator: Topi Mini yang Punya Sejarah Panjang dan Aura Bangsawan
Sneakerina, Sepatu “Setengah Sneakers Setengah Balerina” yang Curi Perhatian
Sejarah Dowa Bag, Tas Rajut Handmade Indonesia yang Menembus Pasar Global
Bukan Cuma Outfit, Ini 7 Kebiasaan yang Bikin Kamu Terlihat Elegan
Bukan Tren Baru: Ketika Pria Pernah Menjadikan Celana Mini sebagai Fashion Statement
6 Cara Simpel Merapikan Tepi Kain Tanpa Mesin Obras
White Label: Jalan Pintas Punya Produk Sendiri Tanpa Harus Produksi dari Nol