Sneakers dan high heels biasanya
berada di dua kutub gaya yang berbeda. Satu identik dengan kenyamanan dan kesan
sporty, sementara lainnya lekat dengan tampilan feminin dan elegan. Namun,
bagaimana jika keduanya disatukan dalam satu pasang sepatu? Itulah daya tarik
sneaker heels yang mencuri perhatian para pecinta fashion.
Sejumlah brand ternama seperti Converse,
Nike, dan Lacoste menghadirkan Kembalinya sneaker heels terlihat dari sejumlah
koleksi brand internasional yang menawarkan interpretasi berbeda.
Sneaker heels
merupakan jenis alas kaki yang menggabungkan karakter sneakers dengan sepatu
hak tinggi. Bagian atasnya mempertahankan bentuk khas sneakers, seperti penggunaan tali, lidah sepatu, dan konstruksi upper yang sporty. Sementara itu,
bagian bawahnya dilengkapi hak dengan bentuk dan tinggi yang bervariasi.
Perpaduan ini menghasilkan
tampilan yang cukup kontras. Siluet sneakers memberikan kesan kasual dan
sporty, sedangkan tambahan hak menciptakan kesan lebih feminin sekaligus
eksperimental.
Ada beberapa variasi desain yang
bisa ditemukan, mulai dari wedge sneakers dengan hak berbentuk baji, kitten
heel dengan tinggi relatif rendah, hingga suspended heel yang memberikan ilusi
hak melayang.
Tren sneaker heels mendapat
sorotan setelah dikenakan sejumlah figur publik. Penyanyi Kim Petras terlihat
memakai koleksi Converse x Vaquera, sementara atlet tenis Venus Williams turut
memperkenalkan desain sneaker heels dalam peragaan busana Lacoste.
Converse berkolaborasi dengan label fashion Vaquera
menghadirkan VX-1 Heel. Desainnya mengambil inspirasi dari arsip sepatu skate
Converse CS Pro-1 yang memiliki siluet tebal dan khas.
Model tersebut kemudian dikembangkan dengan tambahan
kitten heel untuk menciptakan tampilan yang lebih eksperimental. Koleksi ini
juga dikenakan penyanyi Kim Petras dalam kampanye terbarunya.

Nike turut menghidupkan kembali desain hybrid dari arsip
produknya pada 2004, yaitu Ovolo. Versi terbarunya, Nike Ovolo 2.0, tetap
mempertahankan ciri khas suspended heel atau hak melayang.
Desain ini memberikan ilusi seolah-olah bagian tumit
sepatu tidak memiliki penyangga konvensional. Nike Ovolo 2.0 dijadwalkan hadir
pada musim liburan 2026 dengan dua pilihan warna, yaitu metallic silver dan
matte pitch-black.

Lacoste juga tidak ketinggalan mengangkat tren ini.
Dalam peragaan koleksi Spring/Summer 2027 di Paris Fashion Week pada awal
Oktober 2026, Lacoste memperkenalkan beberapa variasi sneaker heels dengan
karakter futuristik.
Salah satunya dikenakan oleh brand ambassador mereka, Venus
Williams. Sepatu tersebut memadukan upper sneakers dengan detail tali asimetris
dan high heel di bagian belakang. Kombinasi warna ungu dan putih membuat
tampilannya semakin menonjol.
Lacoste juga menghadirkan
interpretasi wedge sneakers yang tidak kalah unik. Jika Nike Ovolo menggunakan
ruang kosong untuk menciptakan efek suspended heel, Lacoste justru menyisipkan
bola tenis sungguhan pada bagian bawah hak sebagai elemen desain.
Sneaker heels sebenarnya bukan
inovasi baru di industri alas kaki. Model ini pernah populer pada era 2000-an
hingga awal 2010-an melalui berbagai desain ikonik, termasuk kolaborasi Sergio
Rossi dan Puma serta Bekett dari Isabel Marant. Namun, popularitasnya sempat meredup
sebelum kembali mendapat perhatian seiring berkembangnya tren sepatu hybrid.
Kehadiran koleksi terbaru dari
Converse, Nike, dan Lacoste memperlihatkan bagaimana desain lama kembali dieksplorasi
dengan pendekatan yang lebih modern. Perbedaan karakter antara gaya sporty dan
feminin justru menjadi daya tarik utama sneaker heels.
Kembalinya tren ini sekaligus
menunjukkan bahwa inspirasi fashion tidak selalu harus berasal dari desain
baru. Cukup mengolah model klasik dengan sentuhan berbeda pun bisa menghadirkan
tren yang kembali diminati.
Ketika Sepatu Lebih Ikonik daripada Pakaian: 5 Footwear yang Mengubah Sejarah Fashion
Tren Sneak-heels, Perpaduan Sneakers dan High Heels yang Unik
Cara Mensiasati Tepi Kain Rajut Yang Menggulung Saat Dipotong
Menguak Teknologi Dibalik Payung Anti-Ultraviolet
AI Mengubah Industri Fashion, Tapi Siapa yang Memiliki Wajah Digital Para Model?
Pewarnaan Indigo vs Pewarna Sulfur pada Denim, Apa Bedanya?
Mengenal Proses Coating Tekstil dan Jenis-jenisnya
Fashion Victorian Kembali Tren, Kali Ini Bawa Semangat Female Rage
5 Penyebab Utama Kain Mudah Bertiras atau Fraying
Jegging, Celana Mirip Jeans yang Nyaman Sekaligus Stylish