Dunia mode bergerak ke arah yang
makin inklusif dan merayakan keberagaman bentuk tubuh (body positifity). Tren pun tidak lagi fokus pada aturan lama yang
mengharuskan pemilik tubuh curvy
untuk "menyamarkan diri". Salah satunya lewat fashion plus size, yang mendorong setiap orang
untuk berani bereksplorasi tanpa batas.
Busana berukuran besar ini tak
lagi identik dengan busana longgar warna gelap. Busana plus size makin berwarna, bermotif menarik, serta potongan yang
menonjolkan karakter pemakainya. Lantas, seperti apa tren fashion plus size?
Simak ulasan berikut ini, yuk!

Fashion “ukuran plus” alian plus size adalah gaya
berpakaian yang ditujukan bagi orang dengan ukuran tubuh di atas rentang ukuran
reguler. Istilah ini mencakup berbagai pilihan, mulai dari busana kasual,
formal, hingga busana pesta yang dirancang dengan mempertimbangkan proporsi dan
kebutuhan tubuh berukuran besar.
Sejarah busana plus size berasal
dari awal abad ke-20 ketika industri mode mulai mendiversifikasi kebutuhan berbagai tipe tubuh. Sebagian,
merupakan strategi pemasaran yang ditujukan bagi wanita dengan badannya
melebihi ukuran standar saat itu. Selama bertahun-tahun, kategori ini semakin menonjol, seiring
dorongan inklusivitas mode yang makin intensif.
Lebih dari sekadar kategori ukuran pakaian, label “plus size” seringkali menimbulkan kesan bahwa mereka berbeda dari ukuran tubuh yang dianggap normal. Padahal, setiap orang memiliki bentuk dan ukuran tubuh yang beragam.
Kemunculan tren busana plus size erat kaitannya dengan kampanye body positivity. Yaitu sebuah gerakan sosial serta pola pikr yang mendorong setiap orang untuk menerima, menghargai dan mencintai bentuk tubuh, ukuran, warna kulit, serta aspek-aspek fisik lain.
Baca Juga:
Kamu Bukan Masalahnya: Alasan Sebenarnya Jeans Plus Size Sulit Pas di Pinggang
Selama ini, industri fashion
cenderung menampilkan standar kecantikan melalui model bertubuh ramping serta
varian ukuran yang terbatas. Dan, koleksi busana berukuran plus lahir dan
memperluas representasi tersebut. Sehingga mereka yang memiliki tubuh plus, punya lebih banyak opsi agar tetap
bisa tampil trendy.
Identitas busana berukuran jumbo tidak hanya terletak pada ukuran. Tetapi juga pola, potongan, pemilihan bahan, serta desain yang sesuai dengan proporsi tubuh pemakainya.
Sumber: https://www.buzzfeed.com/
Berikut beberapa ciri utama
busana plus size:
Koleksi plus size umumnya menyediakan ukuran XL, XXL,
XXXL, hingga ukuran yang lebih besar. Namun, tidak ada standar ukuran universal
karena setiap produsen memiliki panduan ukuran masing-masing.
Busana ini juga membutuhkan penyesuaian pola, bukan sekadar memperbesar ukuran pakaian standar. Bagian dada, pinggang, pinggul, lengan, dan panjang pakaian perlu diperhitungkan agar tetap pas saat dikenakan. Varian warna dan motifnya pun mengikuti perkembangan tren.
Oversized Fashion dan Obsesi Generasi Modern terhadap Comfort
Fashion plus size tak lagi sebatas pada pakaian
longgar atau berwarna gelap. Koleksinya juga mencakup siluet fitted, A-line, wide-leg, hingga potongan oversized.
Pemilihan material juga menjadi pertimbangan penting
dalam produksi busana. Kain yang lembut, bersirkulasi udara baik, atau sedikit
elastis perlu disesuaikan dengan fungsi pakainya.
Dersain busana plus size juga mengikuti perkembangan tren,
sehingga pemakainya memiliki pilihan gaya yang semakin luas.

Sumber: https://sewhouse7.com/
Meski sama-sama identik dengan
pakaian berukuran besar, plus size dan oversized sama sekali berbeda. Plus
size merupakan kategori ukuran pakaian yang dirancang untuk proporsi
tubuh di luar rentang reguler. Pola dan potongannya disesuaikan dengan proporsi
tubuh agar tetap pas dan nyaman saat dikenakan.
Sementara, oversized merujuk
pada gaya berpakaian potongan sengaja dibuat lebih besar dan longgar dari
ukuran tubuh standarnya. Ciri khasnya terlihat dari bahu yang terkesan jatuh (drop shoulder), lengan tanggung, atau
siluet lebih lebar. Tak seperti plus size
yang didesain khusus, gaya oversized
bisa dikenakan oleh siapa saja tanpa mengacu pada ukuran tubuh tertentu.
Pada akhirnya, fashion plus size menunjukkan bahwa gaya berpakaian tidak seharusnya
dibatasi oleh angka ukuran pada label pakaian. Setiap orang memiliki kesempatan
yang sama untuk bereksplorasi dengan warna, motif, model, dan material sesuai
karakter masing-masing.
Kini, pilihan busana berukuran
plus semakin beragam. Jadi, tak perlu terpaku pada aturan berpakaian tertentu. Cukup,
kenali kebutuhan tubuh, pilih pakaian yang nyaman, dan temukan gaya yang paling
mencerminkan kepribadianmu.
Semoga pengetahuan ini
bermanfaat, ya!
Fashion Plus Size dan Body Positivity: Saat Semua Bentuk Tubuh Punya Gaya
Bra Jadi Pengganti T-Shirt? Tren Underwear as Outerwear Kembali Merajai Runway
Dari NY, LA hingga B: Kisah Logo Baseball yang Mendunia Lewat Brand MLB
Ketika Sepatu Lebih Ikonik daripada Pakaian: 5 Footwear yang Mengubah Sejarah Fashion
Tren Sneak-heels, Perpaduan Sneakers dan High Heels yang Unik
Cara Mensiasati Tepi Kain Rajut Yang Menggulung Saat Dipotong
Menguak Teknologi Dibalik Payung Anti-Ultraviolet
AI Mengubah Industri Fashion, Tapi Siapa yang Memiliki Wajah Digital Para Model?
Pewarnaan Indigo vs Pewarna Sulfur pada Denim, Apa Bedanya?
Mengenal Proses Coating Tekstil dan Jenis-jenisnya